Kasus NTT Fair, Kesaksian YA Tak Mampu Buktikan Keterlibatan FLR

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Kesaksian terdakwa Yuli Alfra (YA), selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam proyek pembangunan NTT Fair Tahun 2018 tidak mampu membuktikan keterlibatan Mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya (FLR). Hal itu disampaikan Pengamat Hukum Universitas Nusa Cendana ( Undana) Kupang, Dr. Karolus Kopong Medan, S.H, M. Hum melalui press release yang diterima media ini, Jumat (15/11/2019) malam.

Read More

Dakwaan JPU Menyebutkan Mantan Gubernur NTT Kebagian Fee Proyek NTT Fair

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Dalam surat dakwaan Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebutkan Mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial F.L kebagian fee dari proyek pembangunan NTT Fair Tahun 2018 sebesar 6 persen, sedangkan Sekda NTT berinisia, B.P menerima uang fee sebesar Rp 125 juta.

Read More

BAP Enam Tersangka NTT Fair Sudah Tahap II

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Berita Acara Pemeriksaan (BAP) enam tersangka dugaan tindak pidana korupsi Pembangunan Fasilitas Pameran Kawasan NTT Fair pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi NTT Tahun Anggaran 2018 sudah tahap II atau sudah dinyatakan lengkap.

Read More

Sekda NTT Penuhi Panggilan Kejati NTT

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Sekda NTT), Ben Polo Maing, Kamis (2/5/2019) memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT terkait dugaan tindak pidana korupsi pembangunan NTT Fair Tahun 2018 lalu yang hingga saat ini fisiknya belum rampung 100 persen.

Read More

Pembangunan NTT Fair dan Monumen Pancasila Diberi Waktu 50 Hari Untuk Menyelesaikannya

KUPANG, PEMBARUAN.com- Pembangunan Fasilitas Pameran Kawasan NTT Fair di Kawasan Bimoku, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang dan Pembangunan Monumen Flobamora Rumah Pancasila di Kawasan Bolok, Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang progressnya masih minus hingga akhir kontrak 31 Desember 2018 lalu masih diberi kesempatan untuk dilanjutkan selama 50 hari kalender ke depan.

Read More