LABUAN BAJO, NTTPEMBARUAN.com. Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) memfasilitasi Universitas Tarumanagara (Untar) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) untuk menjalin kerjasama dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi dan Rektor Universitas Tarumanagara (Untar) Agustinus Purna Irawan yang disaksikan oleh ketua Asparnas Ngadiman, Jumat (08/04) di kantor Bupati Manggarai Barat

Kesepakatan bersama bertujuan pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat untuk pembangunan di Kabupaten Manggarai Barat.

Adapun Ruang lingkup kesepakatan bersama tersebut yakni di Bidang Pendidikan, meliputi pengembangan Kapasitas Sumber daya manusia melalui pendidikan formal, pelatihan keterampilan kepada peserta didik Universitas Tarumanagara yang berprestasi dan Kurang mampu dan di Bidang Penelitian, yang melibatkan para Dosen dan Peserta didik Untar dalam perencanaan, penelitian, serta pengkajian secara ilmiah, akademik dan pendekatan teknologi hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya alam dan budaya di wilayah Manggarai Barat.

“Atas nama masyarakat Manggarai Barat, saya memberi apresiasi kepada Universitas  Tarumanegara yang mau membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di Manggarai Barat, terutama di bidang pelayanan publik,” ujar bupati Edistasius Endi.

Ia menjelaskan, di bidang pelayanan publik ada banyak kekuarangan, misalnya bidang kesehatan. Tenaga dokter, sangat dibutuhkan.

Selain itu, bupati Edi juga menyentil soal pelayanan di bidang pariwisata. Menurutnya, kunci keberhasilan pariwisata itu tidak terlepas dari pelayanan publik. “Kunci pariwisata itu ya pelayanan, bagaimana kita menjamu tamu. Bagaimana kita bermomunikasi dengan tamu.”

“Selanjutnya nanti kita dorong putra/putri Manggarai Barat untuk melanjutkan kuliah ke Untar,” tambahnya.

Agustinus Purna Irawan, rektor Untar mengatakan, Labuan Bajo merupakan satu kota pariwisata yang telah ditetapkan sebagai kota pariwisata super premium harus di suport dengan SDM yanh memadai.

“Pariwsata yang tidak disuport oleh SDM  yang memadai akan menimbulkan kekacaun,” kata rektor Agustinus.

Untuk menghindari hal itu, katanya, Untar akan hadir membantu pemda Mabar agar berkolaborasi untuk memingkatkan, mengembakan SDM. Dengan ditopangi SDM yang memadai, dan diberikan pelatihan yang bekerjasama dengan Asparnas akan mendorong kesejahteraan bagi masyarakat Manggarai Barat.

Sedangkan keterlibatan Asparnas sendiri akan lebih fokus kepada pelatihan dan pembinaan UMKM.

“Beberapa waktu lalu kita sdah mulai dengan kursus bahasa Inggris yang diikuti oleh ratusan prserta. Sementara kedepanya akan berlanjut dengan kursus bahasa Mandarin,” papar Ngadiman.

Di bidang pembinaan UMKM, Ngadiman menambahkan, Asparnas akan menampung produk-produk yang dihasilkan UMKM.

“Produk-produk yang dihasilkan akan kita pasarkan dan kemudian bila packinganya kura ng cocok, kita akan perbaiki packingnya,” kata Ngadiman.(fon)