KUPANG, NTT PEMBARUAN.com–Jumat, 25 Maret 2022 pukul 13.00 Wita Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang memberangkatkan Tim menggunakan KN. SAR Antareja 233 dilengkapi dengan peralatan SAR Laut menuju Perairan Perbatasan Indonesia-Australia guna memberikan pertolongan dan bantuan kepada para cru KMN Dioskuri yang mengalami permasalahan pada mesin dengan koordinat perkiraan awal yakni 12°00’000,00″S-124°53’00,00″E. 

Berdasarkan komunikasi dan koordinasi dengan pemilik kapal diketahui bahwa pada hari Selasa, 22 Maret 2022, KMN. Dioskuri berangkat dari Pelabuhan Papela menuju titik pencarian teripang di daerah sekitar Perbatasan Indonesia-Australia dengan data kapal dan ABK antara lain sebagai berikut nama kapal KMN. Dioskuri, jenis perahu motor warna putih – biru jumlah 7 orang dengan tujuan mencari teripang.

Nahkoda bernama Wahyu Defretas (L) dengan ABK, Bachtiar Domun (L), Udin (L),

Jun (L), Rama Pello (L),

Rian (L), dan Kom Pello (L).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Fizer S.E., M.M yang bertindak mengemukakan bahwa sebelum Tim SAR Gabungan di berangkatkan, Basarnas Command Center atau BCC yang berada di Kantor Pusat telah melakukan koordinasi serta komunikasi dengan pihak Australia terkait ijin masuk KN. SAR Antareja 233 ke Perairan Australia.

Tepat pada pukul 17.00 Wita, Operator Komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang memperoleh informasi dari OSC (Kasi Operasi dan Siaga, Saidar Rahmanjaya S.H., M.A.P) yang bergabung dalam misi penyelamatan melaporkan bahwa terget operasi berhasil ditemukan pada koordinat 11°03’10,20″S-123°58’35,40″E,.

Dalam laporan tersebut diketahui bahwa kondisi kapal serta ABK berada dalam keadaan baik sementara mesin kapal mengalami permasalahan.

Selanjutnya, setelah berkoordinasi dengan pemilik kapal serta Nahkoda disepakati KMN Dioskuri tetap berlayar bersama semua ABK yang telah dipastikan dalam kondisi baik dengan pengawalan KN. SAR Antareja hingga memasuki Perairan Papela Kabupaten Rote Ndao dengan jarak tempuh 45,5 NM.

Sabtu, 26 Maret 2022 pukul 01.10 Wita posisi KN. SAR Antareja dan KMN Dioskuri berjarak kurang lebih 5 NM dari Pelabuhan Papela. Diakibatkan kondisi perairan yang dangkal, KN. SAR Antareja tidak dapat melakukan pengawalan dan selanjutnya, KMN. Dioskuri melanjutkan perjalanan dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Papela Kabupaten Rote Ndao pada pukul 04.00 Wita.

Pukul 03.42 KN. SAR Antareja 233 Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang berhasil tiba dengan selamat Pelabuhan Navigasi Kupang, dan selanjutnya operasi SAR dinyatakan berakhir.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer S.E., M.M menyampaikan bahwa operasi SAR ini dapat terlaksana dengan baik karena didukung oleh kesiapsiagaan SRU dan peralatan SAR serta kerjasama, komunikasi dan koordinasi yang baik antar unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Basarnas Command Center atau BCC serta pihak otoritas Australia termasuk unsur-unsur SAR yang tergabung dalam misi penyelamatan.

Pada akhirnya Operasi SAR terhadapa satu buah Kapal KMN. Dioskuri dengan 7 orang POB dinyatakan ditutup, semua unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuanya masing-masing disertai ucapan terima kasih atas tugas kemanusianya.

Tim SAR Gabungan yang terlibat, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Lantamal VII Kupang dan Bakamla Kupang.

Alut yangg digunakan KN SAR Antareja, Rescue D – Max 1 Unit, Peralatan SAR Air, Peralatan Komunikasi dan peralatan medis dan palsar pendukung lainnya. (red/*)