LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com- Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Manggarai Barat kembali melakukan sosialisasi dan pendaftaran program jaminan sosial bagi masyarakat di Labuan Bajo, Senin (14/3/2022).

Sosialisasi ini dihadiri Anggota DPR RI dari Komisi IX, Melkiades Laka Lena di Aula Hotel Pelangi Labuan Bajo, Senin (14/3/2022).

Dalam sambutannya, Melki Laka Lena menyebutkan, Komisi IX DPR RI ada tujuh mitra diantaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan)

Anggaran yang dikerjakan oleh BPJS Jamsostek itu kurang lebih Rp 500 Triliun, itu artinya seperempat dana APBN kita,” ujar Melkiades Laka Lena di hadapan peserta yang hadir waktu itu.

Diakatakanya, program BPJS Ketenagakerjaan ada jamianan kematian, dan jaminan keselamatan kerja berupa santunan.

Kepada masyarakat yang hadir dalam sosialisasi tersebut, kata Melki otomatis menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan selama dan selama tiga bulan tidak melakukan pembayaran atau gratis.

“Saya mau fokus saja pada dua hal, pada jaminan kesehatan kerja dan jaminan kematian, ini yang paling penting. Kita semua yang hadir di sini secara otomatis sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ajaknya.

Kata Melki, bagi peserta yang aktif membayar iuran BPJS Ketenagakerjan setiap bulan akan menerima santunan meninggal dunia berupa uang sebesar Rp 42 juta.

Misalnya, lagi bekerja, naik motor lalu jatuh dan masuk Rumah Sakit maka biayanya dibantu oleh program BPJS Ketenagakerjaan.

“Bagi yang hadir di sini, mohon maaf sekali mungkin saja tiba-tiba meninggal itu ada santunannya sebesar Rp 42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan. Santunan itu bukan dana kecil. Angkanya cukup untuk urusan pemakaman dan lain sebagainya,”tandas Ketua DPD I Golkar NTT itu.

Ia juga menyampaikan bagi yang sudah punya masa keanggotaan tiga tahun berturut-turut, sudah meninggal dunia dan punya anak dua yang masih dalam proses sekolah, BPJS Ketenagakerjaan akan mengurus anak tersebut sampai lulus di perguruan tinggi.(fon)