LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com–Piter Ruman,S.H, lawyer sekaligus politisi PDI Perjuangan asal Manggarai Barat meminta pemerintah untuk melakukan pengkajian ulang terkait pembangunan Geothermal Sano Nggoang.

Piter diminta komentar terkait gerakan penolakan atas rencana proyek eksplorasi panas bumi di wilayah Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat yang hingga har ini terus disuarakan, baik dari kelompok masyarakat yang berdampak langsung maupun kelompok pemerhati dalam berbagai civil society.

“Untuk dan atas nama pembangunan tidak boleh mengesampingkan suara-suara yang masih ragu dengan berbagai dalil kajian akademis yang dipropagandakan baik pemerintah maupun kelompok masyarakat yang pro pada proyek tersebut,” kata Piter kepada media ini di Labuan Bajo, Sabtu (5/3/2022).

Energy panas bumi ini adalah sebuah kebutuhan untuk menunjang sustainibilitas pembangunan di wilayah Flores dan sekitarnya, namun untuk dan atas nama pembangunan tidak boleh mengesampingkan suara-suara yang masih ragu dengan berbagai dalil kajian akademis yang dipropagandakan baik pemerintah maupun kelompok masyarakat yang pro pada proyek ini. Piter mengatakan, dalamnya sumber literasi ilmu pengetahuan tidak sedalam sumber panas bumi yang hendak di bor.

Menurut Piter, mengesampingkan fakta bahwa eksplorasi selalu meninggalkan dan menyebabkan masalah adalah cara menggiring opini seolah-olah tidak ada dampak buruk dari sebuah eksplorasi.

Terlalu begitu banyak contoh yang bisa di sandingkan untuk membuktikan bahwa kajian ilmiah itu bukan sebuah kebenaran yang sempurna, tandasnya.

Lebih lanjut pria asal Manggarai Barat itu mengatakan, pemerintah harus memberikan penjelasan berbagai skenario-skenario terburuk serta langkah–langkah penanggulangannya.

Bagi dia, tidak cukup melakukan edukasi untuk menjelaskan keuntungan dari sebuah eksplorasi.

Dampak negatif/ kerugian atas eksplorasi juga harus dipaparkan secara transparan serta langkah– langkah penanggulangannya.

“Lokasi proyek Geothermal Sano Nggoang itu sangat unik. Tidak bisa kita melakukan pendekatan dengan pola generalisasi atau membandingkan dengan wilayah lain,” terangnya.

Seluruh aspek yang bersifat unik tersebut tidak bisa dikesampingkan begitu saja.

Itu tetap harus menjadi bagian penting untuk dijadikan sebagai alasan apakah proyek ini dapat dilanjutkan atau tidak. Oleh karena itu, rencana proyek Gerothermal itu harus dikaji ulang. Berbagai keraguan masyarakat yang kontra harus diakomodir serta apa solusi untuk itu. Pembangunan tidak akan pernah berguna jika karena itu sebuah catatan peradaban akan hilang dan dimarginalkan,” tambahnya.(fon)