LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com– Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN Labuan Bajo, Godgrant H. Letik menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah terkait pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat Manggarai Barat.

Komitmen itu disampaikan Manager PLN Labuan Bajo, Godgrant H. Letik kepada media ini di Labuan Bajo, Jumat (4/3/2022).

Ia berkomentar terkait desakan warga melalui Wakil Ketua II DPRD Mabar, Marsel Jeramun dan Ketua Komisi III DPRD Mabar, Inocentius Peni baru-baru ini.

“Secara umum termasuk personil PLN yang bertugas di Labuan Bajo tidak ada masalah, semua berkompeten, tetapi semuanya harus berproses dan karena Covid-19 membuat agak melambat di Tahun 2020 dan 2021”, kata Manager ULP PLN Labuan Bajo, Godgrant.H.Letik kepada media di Labuan Bajo, Jumat (4/3/2022).

Dikatakannya, jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Nusa Tenggara Timur, Manggarai Barat sudah termasuk sangat baik.

“Manggarai Barat secara umum sudah mencapai 96 % desa berlistrik, jika dibandingkan dengan kabupaten lainnya di NTT, Mabar masih lebih baik”, ungkapnya.

Faktor geografis, lanjut dia juga menjadi hal penting, terutama akses jalan menuju desa dan kampung.

Sebab, hal ini juga bisa berpengaruh pada cepat atau lambatnya proses pekerjaan jaringan listrik di lapangan.

“Karena mobilisasi kendaraan dan material kami butuh akses jalan yang baik. Nah ini adalah beberapa hal yang mempengaruhi cepat tidaknya pembangunan jaringan di lokasi”, tambahnya.

“Namun pada dasarnya semua yang dimaksudkan di atas telah ada di dalam perencanaan anggaran, material dan lainnya. Mohon bersabar pasti dilistriki satu persatu”, tukasnya.

Selain di sejumlah desa, lanjut Godrant, PLN juga akan membangun jaringan ke dusun secara bertahap agar semua wilayah dapat menikmati penerangan listrik.

“Tetapi sekali lagi semuanya bertahap tidak bisa dikerjakan sekaligus dalam waktu yang sama. Untuk Lembor Selatan kebetulan tahun ini baru dibahas anggarannya. Kami juga sedang menunggu, karena di daerah lain juga mengalami hal demikian”, ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua II DPRD Manggarai Barat, Marsel Jeramun menilai PLN tidak serius urus listrik di Wilayah Manggarai Barat.

“PLN tidak serius urus listrik di Manggarai Barat,” ujar Marselinus Jeramun menanggapi kondisi yang dialami sejumlah desa di Kecamatan Lembor Selatan, Manggarai Barat yang hingga hari ini belum menikmati penerangan listrik. (fon)