OELAMASI, NTT PEMBARUAN.com — Menteri Kominfo RI, Johnny G. Plate, Rabu (23/2/2022) meninjau pembangunan ruang kontrol Satelit Bumi Satria di Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menteri Kominfo diterima langsung oleh Bupati Kupang, Korinus Masneno, didampingi Kapolres Kupang, AKBP FX.Irwan Arianto dan Perwira Penghubung Kodim 1604/Kupang, Letkol Parade Napitapulu. Pembangunan satelit bumi satria adalah proyek kerjasama pemerintah dengan Badan Usaha Satelit Multifungsi Pemerintah (Proyek KPBU Satria), yang merupakan salah satu bentuk upaya dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, dalam menuntaskan konektivitas pada layanan publik pemerintahan di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T) dan perbatasan.

Proyek KPBU Satria dilaksanakan dengan menggunakan skema kerjasama pemerintah dengan Badan Usaha dimana Kemkominfo sebagai penanggungjawab kerjasama proyek, dan PT. Satelit Nusantara Tiga (SNT) sebagai Badan Usaha Pelaksana. Konstruksi satelit ini dikerjakan oleh pabrikan Perancis yaitu Thales Alenia Space (TAS).

Senior Vice President (SVP) Pembangunan Satelit SNT, Johanes Indri dalam laporannya menyampaikan progres pembangunan satelit sudah mencapai kurang lebih 63%.

Semua pengiriman unit ke TAS sudah hampir lengkap untuk memulai subsystem assembly, integration and test (AIT).

Dua bagian dari satelit, payload module dan service module, diestimasikan akan terintegrasi pada awal September 2022.

Lokasi-lokasi stasiun bumi untuk satelit satria, tersebar dari Barat hingga Timur Indonesia, yang terdiri atas 11 ground station, salah satunya di Kabupaten Kupang.

Kabupaten Kupang dipilih sebagai salah satu pintu internet di Indonesia dan mempersiapkan pemuda-pemudi di NTT untuk berkontribusi bagi negeri melalui teknologi satelit, ujar SVP Johanes.

Sementara itu, Bupati Kupang, Korinus Masneno sebagai tuan rumah mengucapkan selamat datang kepada Menteri Kominfo RI atas kesekian kalinya berkunjung ke wilayah kerja Kabupaten Kupang.

Bupati Masneno bersyukur atas pembangunan ruang kontrol satelit bumi satria di wilayah Kabupaten Kupang. Dengan menyediakan konektivitas internet inklusif dan merata bagi daerah 3T (Tertinggal,Terdepan,Terluar) dan perbatasan seperti Kabupaten Kupang.

Bupati Masneno mengatakan dapat memperkuat jaringan guna pemenuhan kebutuhan internet nusantara, menguatkan dan memperluas konektivitas digital.

Kata Bupati Masneno, transformasi digital bukan hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur internet saja, kebijakan daerah dan kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dengan teknologi itu sendiri juga, memiliki peran yang signifikan.

Oleh karenanya, Pemkab Kupang saat ini sedang menyusun rencana induk Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sekaligus terus melakukan diseminasi informasi sehingga masyarakat kabupaten kupang makin melek teknologi informasi. Karena itu Bupati meminta Menteri. Kominfo RI, agar dapat memfasilitasi dengan keterlibatan tenaga ahli dan pemenuhan sarana prasarana yang relevan dengan implementasi SPBE atau digitalisasi pemerintahan di Kabupaten Kupang. Selain itu mendorong penggunaan internet dalam peningkatan produktivitas masyarakat berbasis potensi ekonomi digital, untuk pemulihan ekonomi. Dari aspek pemerintahan, kehadiran internet memampukan para aparatur menggunakan teknologi sebagai suatu wujud lompatan budaya kerja yang nantinya berkontribusi dalam perwujudan pemerintahan berbasis elektronik. Pemerintah juga akan terus memfasilitasi pembangunan satelit ini sehingga dapat rampung sesuai jadwal yang ditetapkan pada Maret 2023 dan dapat digunakan pada November 2023 mendatang.

Sementara Menkominfo RI, Johnny Plate dalam arahannya menyampaikan satelit satria secara aktif akan melayani publik di seluruh Indonesia.

Satelit satria dorong Indonesia menjadi digital society.

Menurutnya, ke -11 stasiun bumi untuk satelit multifungsi atelit Republik Indonesia/ Satria adalah bagian dari terrestrial segment yang akan menghubungkan satelit dan bumi.

Proyek satelit satria pada Tahun 2023 nantinya, akan menghadirkan internet dengan kapasitas 150 Gbps di 150.000 titik layanan publik di berbagai sektor.

Fungsi Stasiun Bumi, ialah untuk mengawasi pergerakkan satelit satria.

Satria adalah salah satu satelit terbesar di Asia dan nomor 5 terbesar di dunia, mampu memberikan layanan internet broadband ke seluruh wilayah Indonesia, bahkan sampai ke daerah 3T. Satria konektivitas tanpa batas, banyak memberikan manfaat. Selain itu, percepatan infrastruktur digital menjadi fondasi utama untuk hadirkan layanan digital dan mendukung transformasi digital sesuai arahan presiden Joko Widodo.

Menteri Kominfo juga menjadi leading sector untuk mempersiapkan terbentuknya masyarakat digital diantaranya pemerintahan digital, ekonomi digital hingga peningkatan SDM digital. Menurut Menteri Johnny perlu kembangkan digital talent, digital skills, digital culture, gerilya digital, guna memberikan pemahaman akan pentingnya literasi digital dan transformasi digital kepada masyarakat,”ujarnya.

Dan Kemkominfo sebagai pengambil kebijakan akan menyiapkan pelatihan keterampilan tingkat mahir atau digital advance kepada 200 ribu orang yang akan diadakan tahun ini.

Acara ini ditandai dengan penyerahan Mock Up Satelit ke Bupati Kupang oleh Menteri Kominfo RI.(Prokopim Kab.Kpg/red)