KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Semua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jurusan Pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT) didorong untuk mendukung  Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) yang dicetuskan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Kita akan kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, terutama soal pengadaan bibit jagung, pupuk, obat-obatan dan tenaga pendamping untuk mendukung Program TJPS tersebut,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid  Dikmen) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ayub Sanam kepada media ini di Kupang, Selasa (22/2/2022).

Secara spesifik, pihaknya akan mendorong SMK Jurusan Pertanian untuk menanam jagung pada lahan-lahan tidur yang selama ini tidak dimanfaatkan, baik lahan milik sekolah maupun lahan milik masyarakat setempat.

Hasilnya nanti, akan dijual kembali ke Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang uangnya akan digunakan untuk peningkatan kesejahteraan para guru atau digunakan sesuai kebutuhan sekolah masing-masing.

Kata Ayub, secara spesifik memang lebih diprioritaskan SMK Jurusan Pertanian, tetapi tidak menutup kemungkinan juga SMK/SMA lainnya  ikut mengambil bagian dalam program tersebut, untuk pengembangan life skill atau pengembangan kewirausahaan di bidang pertanian, yang terpenting memiliki lahan kosong, baik milik sekolah maupun lahan milik masyarakat.

“Jadi, kalau ada SMK/SMA yang mau mengikuti program TJPS  tersebut, silahkan. Nanti, kita tinggal koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, untuk pengadaan bibit jagung, pupuk, obat-obatan dan tenaga pendampingnya,” ujar Ayub.

Inilah lahan milik SMK Negeri 2 Welak, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat sebagai lahan persiapan untuk menanam jagung dalam rangka mendukung Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT)

Secara terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMK Negeri 2 Welak, Mateus Handur, S.Pd kepada media ini, Selasa (22/2/2022) mengaku tertarik dengan Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT), khususnya  penanaman jagung di semua SMK di NTT.

Terhadap rencana itu, pihaknya sudah melakukan rapat dengan Ketua Komite SMK Negeri 2 Welak, terutama soal penyediaan lahannya. Dan dalam rapat, mereka sepakat, bahwa  lahan yang disiapkan untuk  ditanami jagung itu nanti adalah lahan milik sekolah dan lahan milik ketua komite sekolah seluas kurang lebih 4 hektar. (red)