LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com– Sepanjang 25 meter badan jalan di Dusun Ndiuk, Desa Golo Lewe, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat tertimbun longsor.
Akibatnya, jalan provinsi jalur Ndiuk – Noa – Terang itu terputus total.

Lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintasi jalur itu.Camat Kuwus Barat, Vitus Suparji kepada media ini, Rabu (16/2/2022) menyampaikan bahwa kejadian longsor itu terjadi pada Rabu, 16 Februari 2022 petang.

“Longsornya baru terjadi tadi, Rabu (16/2/2022) petang. Ini disebabkan curah hujan cukup tinggi selama seminggu terakhir ini”, kata Camat Kuwus Barat, Vitus Suparji kepada media ini, Rabu (16/2/2022).

Kejadian longsor itu mengakibatkan akses transportasi dari beberapa kecamatan mati total.

“Akses transportasi dari Kecamatan Boleng, Macang Pacar, Pacar menuju ke Kecamatan Kuwus Barat, Kuwus dan Ndoso belum bisa lewat. Lumpuh total untuk akses transportasi”, jelas Camat Kuwus Barat itu.

Berdasarkan kondisi itu, pemerintah kecamatan hanya membuat bahu jalan agar kendaraan roda dua bisa lewat.

Vitus Suparji juga menyampaikan, tanah longsor yang tertimbun bahu jalan itu tidak bisa digali dengan menggunakan tenaga manusia, tapi harus menggunakan alat berat.

Secara terpisah, Beny Nurdin, anggota DPRD Manggarai Barat, komisi II yang membidangi pembangunan merespon kejadian longsor itu.

Beny Nurdin mendapat informasi kejadian longsor itu dari media sosial Facebook.

“Saya mendapatkan informasi kejadian longsor di Ndiuk, Desa Golo Lewe itu dari laporan warga lewat unggahan di media sosial Facebook. Di situ Netizens memposting kejadian longsor yang mengakibatkan jalan itu putus total”, kata Beny

Terhadap kejadian itu, Beny Nurdin menyampaikan akan berkoordinasi secepat mungkin dengan Dinas PUPR dan BPBD Mabar.

“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah melalui Dinas PUPR dan BPBD Mabar agar secepat mungkin mengatasi longsor yang menimbun 25 meter badan jalan itu”, kata anggota DPRD Mabar itu.(fon)