LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com– Menyikapi keluhan masyarakat karena tidak adanya jaringan telepon dan internet di Dusun Kokor, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kabupaten Manggarai Barat dalam waktu dekat akan membangun Base Transceiver Station (BTS) di wilayah tersebut.

BTS adalah suatu infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara perangkat komunikasi dan jaringan operator.

Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Setahu mengatakan, terkait keluhan masyarakat Dusun Kokor, pihaknya akan berusaha membangun BTS di wilayah tersebut.

“BTS sekarang sudah 65 titik dan rencananya Tahun 2022 ini nanti ada lagi 24 BTS. Sedangkan, terkait keluhan kesulitan jaringan telepon dan internet dari masyarakat Dusun Kokor, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng itu nanti BTS-nya kita relokasi dari lokasi yang sudah ada jaringan komersialnya, sedangkan BTS -nya kita pindahkan ke sana,” janji Paulus Setahu kepada media ini di Labuan Bajo, Rabu (16/2/2022).

Ketika di tempat itu ada tower komersialnya, maka tower pemerintah harus direlokasikan ke tempat lain.
Dikatakannya, untuk membangun BTS di dusun tersebut, masyarakat desa setempat menyediakan lahan umum dari pemerintah desa atau lahan yang dihibahkan.

“Yang dipersiapkan di sana itu nanti lahan umumnya atau mungkin ada lahan umum dari pemerintah desa untuk bisa digunakan pemasangan tower. Kalau tidak ada lahan untuk umum ada lahan yang dihibahkan. Karena terus terang BTS ini kan bantuan Menteri Kominfo. Kalau sudah siapkan lahannya, maka tim kita langsung turun survey ,” jelas Paulus.

Terkait kendala jaringan telepon dan internet yang dialami kedua lembaga pendidikan, yakni Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Dusun Kokor tersebut, kata dia, bisa diusulkan melalui Dinas Infokom Mabar untuk diteruskan ke pusat.

“Keluhan masyarakat tetap kita respek. Saya senang seperti itu, karena selama ini kami taunya hanya di pusat Desa Boleng itu sudah ada BTS-nya. Padahal, ada tempat-tempat tertentu yang belum ada jaringannya di sana karena memang Tanjung Boleng itu wilayahnya luas sekali,” kata Paulus.

“Untuk akses internet, kita sudah pasang 206 titik BTS tersebar di beberapa desa di Manggarai Barat. Tinggal 12 desa saja yang belum ada jaringan. Dari 12 desa itu, 7 desa diantaranya sementara dikerjakan BTS-nya. Sementara 5 desanya belum,” sebut Paulus. (fon)