KUPANG, NTT PEMBARUAN.com—Ujian Nasional (UN) dan penetapan kelulusan untuk jenjang pendidikan SMA/SMK tahun ini masih tetap diserahkan ke sekolah.

Untuk Ujian Nasional (UN) dan kelulusan SMA/SMK tahun ini dikembalikan ke sekolah, kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmenum) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Mathias M. Beeh,S.ST,Par,M.M kepada media ini di Kupang, belum lama ini.

Asesman Nasional (AN), kata Mathias, hanya sebatas melakukan pemetaan mutu pendidikan, sehingga tidak ada persiapan –persiapan khusus secara kelembagaan, dalam hal ini seperti UN sebelumnya karena penetapan kelulusannya diserahkan ke sekolah.

Asesmen Nasional adalah evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan pada satuan tingkat pendidikan dasar dan menengah, dengan  menggunakan instrumen asesmen kompetensi minimum, survei karakter dan survei lingkungan belajar.

Berdasarkan proses asesmen yang berjalan itu, lanjut dia,  ujian ini tidak hanya di akhir semester, tetapi setiap saat bisa dilakukan asesmen berbasis literasi-literasi pendidikan karakter, sehingga proses pembelajaran itu didorong betul untuk penguatan di sisi literasi betul-betul dipahami dengan baik oleh para guru.

Sehingga persiapan pembelajaran betul-betul mengajak dan mendorong siswa untuk lebih banyak berinovasi dari sumber-sumber yang ada, baik melalui internet maupun lewat literasi-literasi yang bisa dikembangkan.

Karena itu, prestasi anak didik itu harus diukur setiap saa t di tiap-tiap tes harian, mingguan, triwulan, dan semester. Sedangkan,  evaluasinya dalam kaitan dengan pemetaan secara nasional, dengan pola Asesmen Nasional.

Hal itu untuk  melakukan pemetaaan, apakah proses yang dilakukan oleh sekolah itu sudah benar-benar merujuk pada pembelajaran berbasis literasi numerasi yang sudah berjalan atau belum,tandasnya. (red)