LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com– Tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Manggarai Barat, dibantu Tim Jatanras Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil mengamankan dua unit sepeda motor merk Honda Scoopy dan Honda CRF 150, pada Minggu, 6 Februari 2022.

Berkaitan dengan hal itu, Kapolres Mabar, AKBP Felli Hermanto, S.I.K., M. Si melalui Kasat Reskrim Iptu Yoga Dharma Susanto, S.Tr.K, saat dikonfirmasi pada Senin, 7 Februari 2022, membenarkan pengembangan pengungkapan kasus pencurian motor (Curanmor) roda dua yang dilakukan oleh 5 orang pelaku yang diamankan beberapa waktu lalu.

“Iya benar, Tim Jatanras Polres Mabar telah berhasil mengamankan 2 unit sepeda motor hasil curian,” ucapnya.

Dijelaskannya, dasar dilakukan pengembangan kasus pencurian sepeda motor oleh Tim Jatanras Polres Mabar sesuai dengan laporan polisi yang telah diterima.

“Untuk barang buktinya saat ini masih berada di wilayah hukum Polresta Bima. Jika tidak ada kendala hari ini, Senin (7/2/2022) tiba di Labuan Bajo,” tutur Kasat Reskrim.

Diberitakan sebelumnya Tim Lidik Gabungan Polres Mabar berhasil mengamankan 6 orang terduga pelaku berinisial A (17) asal Nggorang, IF (28) asal Bima, HI (17) Bima, OUF (19) asal Bima, R (16) asal Bima dan JI (24) asal Bima, pada Kamis 27 Januari 2022 lalu.

Dari ke- 6 orang terduga pelaku yang diperiksa, 3 orang telah ditetapkan sebagai tersangka inisail A (17) asal Nggorang , HI (17) asal Bima dan JI (24) asal Bima. Sedangkan, 3 masih berstatus sebagai saksi inisial OUF (19), IF (23) dan R (16) masing–masing asal Bima.

Dari hasil pengembangan, apabila 3 orang yang masih berstatus sebagai saksi jika ada perannya saat menyelundupkan hasil curanmor ke Bima maka tidak menutup kemungkinan dapat di tetapkan sebagai tersangka.

“Apabila ada peran dari 3 orang yang masih berstatus sebagai saksi dalam menyelundupkan hasil Curanmor pasti ditetapkan sebagai tersangka,” tutup perwira dua balok itu.(fon/*)