LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com– Untuk membuka mindset mahasiswa tentang peluang di sektor pariwisata dan perhotelan kedepan, Dr.Ngadiman selaku Owner Loccal Collection Hotel memberikan materi tentang konsep Smart Tourism Destination kepada ratusan mahasiswa di Kampus Politeknik eLBajo Commodus, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur, Senin (7/02/2022).

“Biar anak mahasiswa tahu bahwa perkembangan pariwisata kedepan itu tidak terlepas dariapa yang namannya Smart Tourism Destination.

Jadi, konsep Smart Tourism Destination menyangkut tentang teknologi, digital marketing, internet dan lain sebagainya” ujar Dr. Ngadiman, Onwer Loccal Collection Hotel kepada media ini di Aula Kampus Politeknik eLBajo Commodus, Senin (7/2/2022) siang.

Ngadiman mengatakan, konsep Smart Tourism Destination dalam pemberian materi kepada mahasiswa tersebut adalah salah satu cara untuk memajukan pariwisata agar pemulihannya lebih cepat di masa pandemi saat ini.

“Pokoknya, pemanfaatan teknologi akan dipakai untuk memajukan pariwisata apalagi dalam kondisi pandemi. Untuk apa? Ini adalah salah satu cara untuk memajukan pariwisata agar kedepannya harus lebih cepat pemulihan pariwisata kita. Jadi, kita kasi wawasan untuk anak-anak mahasiswa,” kata Dr. Ngadiman yang juga Ketua Umum Asparnas (Asosiasi Pariwisata Nasional) itu.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua Asparnas Ngadiman, mengatakan dalam waktu dekat akan memberikan kursus gratis Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin kepada 5000 peserta dan diberikan kesempatan kepada semua mahasiswa Politeknik eLBajo untuk mendaftarkan diri melalui link dari Loccal Collection dan juga beasiswa kepada lima orang mahasiswa yang IP-nya tinggi sesuai prosedur yang ada.

“Kita juga akan memberikan kursus gratis mulai bulan depan dan untuk beasiswa juga kita akan berikan kepada mahasiswa yang IP-nya tinggi, namun karena ekonominya kurang mampu kita akan bantu dan ini kita akan seleksi dulu mungkin nanti kita berikan kepada 5 orang yang di sini. Itu pun mereka masukin dulu penawaran melalui prosedur yang kita buat , karena tidak hanya memberikan beasiswa kepada yang di sini saja. Tapi kalau untuk kursus itu 5000 orang karena sampai sekarang kita sudah buka pendaftaran, tapi yang daftar cuma sedikit,” ungkapnya.

Ia berharap kepada mahasiswa Politeknik eLBajo Commodus agar kedepannya punya wawasan lebih luas, bagaimana cara membangun tourism ekosistem dan siap menjadi pekerja yang lebih baik.

“Harapannya kedepan mereka punya wawasan lebih luaslah, bagaimana cara membangun tourism ekosistemnya lebih baik dan siap menjadi pekerja yang lebih baik. Yang dikatakan premium destinasi Labuan Bajo harus didahului oleh human resources, itu harapan saya. Kita juga sudah serahkan buku untuk di sini tadi, sebagai bahan bacaan dan refrensi dengan harapan bisa bermanfaat bagi mereka semua,” harap dia.

Sementara itu, Direktur Politeknik eLBajo Commodus , Andi Iwan Iswanto mengatakan seminar yang dilakukan untuk memberi wawasan yang sangat besar kepada mahasiswa tentang pentingnya pengembangan pariwisata.

“Yang pasti seminar ini memberi wawasan yang sangat besar kepada mahasiswa tentang pentingnya pengembangan pariwisata. Jadi, mahasiswa memang perlu semakin banyak mendapatkan informasi, mendapatkan pembekalan yang langsung dari dunia industri tentang bagaimana mereka harus memiliki yang namanya rasa atau sikap dalam mengembangkan dunia pariwisata terlebih adalah hospitality, pelayanan yang prima kemudian berusaha untuk mengembangkan diri supaya bisa melayani dengan sebaik-baiknya dan teristimewa mereka harus memiliki sebuah sikap hospitality yang baik dan itu sangat dibutuhkan mereka dalam dunia pariwisata,” katanya.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada pihak Local Collection karena telah menyumbangkan buku bacaan.

Onwer Local Collection Hotel, Dr. Ngadiman foto bersama Direktur Politeknik eLBajo Commodus, Andi Iwan Iswanto, di Lantai II Aula Kampus Politeknik eLBajo, Senin ( 7/2/2022)

Kata dia, buku tersebut menambah kendaraan perpustakaan di Kampus Politeknik eLBajo Commodus karena salah satu yang dikiatkan di kampus tersebut soal kemauan untuk literasi, sehingga mahasiswa punya banyak refrensi untuk ilmu yang berguna dalam dunia pariwisata.

“Terimakasih atas sumbangan bukunya, karena ini menambah berkendaraan buku di perpustakaan kami. Karena salah satu yang kita kiatkan yaitu soal kemampuan untuk literasi. Kemampuan untuk membaca dan bukan hanya membaca tetapi juga merefleksikan, menganalisa sehingga apa yang dibaca lalu itu menjadi sebuah bagian dari sikap. Sehingga mahasiswa juga punya banyak referensi untuk ilmu-ilmu yang berguna dalam dunia pariwisata,” tutup Iswanto.(fon)