PARTAI Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar konsolidasi kader di Grand Mutiara, Kota Kupang, Sabtu (5/2/2022).

Partai Demokrat berupaya membangun kader dalam konsolidasi dengan melibatkan calon pengurus baru, Anggota Fraksi Demokrat dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se -NTT.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman dan Anggota DPR RI Komisi X, Anita Jacoba Gah, dan jajaran pengurus pusat DPP.

Juru Bicara DPD Partai Demokrat NTT, Antonius Ratu Gah mengatakan, ada beberapa hasil penting dari konsolidasi ini.
Pertama, kami ingin menghidupkan kembali mesin partai, memanaskan dan menggerakkan mesin partai dalam rangka menyatukan kembali kekuatan untuk merebut kekuasaan.

“Menang dalam Pemilu 2024, menang Pileg, Pilpres dan Pilkada Gubernur, Bupati dan Wali Kota, serta mengusung AHY sebagai Calon Presiden,”tegasnya.

Melihat kondisi partai saat ini perlu menghidupkan kembali mesin partai melalui infrastruktur Partai yang sudah ada. Memanaskan dalam arti semua elemen partai harus menjalankan semua program –program pro rakyat, dan menggerakkan mesin partai yang dimaksud adalah mensoalisasikan Ketum AHY sebagai Calon Presiden di 2024.

Kedua, fokus melangkah maju bersama kader yang militansi, solid dan loyal kepada Partai Demokrat.

Fenomena lunturnya militansi kader dapat membuat eksistensi suatu partai terancam. Masalahnya bukan kurangnya kader yang berpendidikan tinggi, tetapi problem saat ini adalah militansi.

Susah mendapatkan kader yang benar– benar militan, apalagi kalau sering diancam PAW (Pergantian Antar Waktu) bila tidak sesuai dengan kepentingan petinggi partai.

Belum lagi bagi mereka yang ada di partai ini, tapi rela berkampanye untuk mendukung Caleg dari partai lain.
Kalau sudah begini mana bisa bicara solid dan loyal.

Inilah saatnya kader partai menyadari dan melayakkan dirinya sebagai kader yang militan.

Ketiga, menyamakan cara pandang seluruh elemen partai untuk menjalankan agenda Demokrat dengan 10 program prioritas Partai Demokrat.

Kesamaan cara pandang bukanlah penyamaan cara pandang. Kesamaan cara pandang menuntut segenap elemen untuk meletakkan kepentingan kolektif partai sebagai orientasi bersama, di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Keempat, menyatakan sikap bahwa pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Leo Lelo sudah sesuai dengan AD/ART dan Peraturan Organisasi, ujar Antonius, Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat NTT.

Diharapkan, setelah konsolidasi ini, kader Partai Demokrat segera melanjutkan kerja -kerja politik untuk masyarakat. Kerja keras dan kerja cerdas tentunya.(red/*)