KUPANG, NTT PEMBARUAN.com -Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan konsolidasi partai yang berlangsung di Kupang, Sabtu (5/2/2022).

Konsolidasi dimaksud dihadiri oleh seluruh pengurus baru DPD Partai Demokrat NTT serta Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten dan Kota se-NTT, juga dihadiri jajaran Pengurus Pusat DPP Partai Demokrat.

Demikian dikatakan Ketua Panitia Penyelenggara Konsolidasi Partai Demokrat NTT, Samuel Hake kepada wartawan di Sekretariat DPD Partai Demokrat NTT di Kupang, Jumat (4/2/2022).

Menurut Sam Hake, demikian Samuel Hake disapa, kegiatan konsolidasi partai dimaksudkan agar jajaran Pengurus DPD Partai Demokrat NTT periode 2021-2026 memiliki komitmen yang kuat, disiplin, loyalitas dan integritas serta mau berkorban untuk membesarkan partai berlambang mersi ini ke depan.

Dalam rangkaian kegiatan konsolidasi itu, Sam Hake menjelaskan bahwa seluruh peserta diwajibkan mengikuti protokol kesehatan dengan melakukan rapid antigen.

“Kita sudah koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Kupang. Semua peserta rapat konsolidasi wajib melakukan rapid-antigen. Hari ini, Jumat (4/2/2022) hampir semua peserta telah melakukan rapid-antiogen,” kata Sam Hake.

Sam Hake menjelaskan, jika ada kader atau anggota yang tidak mengikuti rapid antigen sore ini, Jumat(04/02/2022, tidak diperkenankan mengikuti rapat konsolidasi, Sabtu (5/2/2022).

“Oleh karena itu, saya mengimbau, semua kader wajib ikut rapid antigen dan menunjukkan hasil rapid antigen ke panitia penyelenggara sebelum kegiatan dimulai,” tandasnya.

Sam juga menyinggung soal izin keramaian.

Menurut Sam Hake, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polresta dan Polda NTT, termasuk surat izin keramaian.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian baik Polres Kupang Kota maupun Polda NTT dalam rangka pengamanan kegiatan itu. Surat izin keramaian sudah dikeluarkan oleh pihak kepolisian,” tegas dia.

“Jika ada kader atau anggota yang tidak mengikuti rapid antigen, maka tidak diperkenankan mengikuti konsolidasi. Oleh karena itu saya mengimbau, semua kader wajib ikut rapid-antigen dan menunjukkan hasil rapid antigen ke panitia penyelenggara sebelum kegiatan dimulai,” ungkap Sam Hake.

Sam Hake meminta seluruh jajaran Pengurus Partai Demokrat periode 2021-2026 harus kompak, fokus demi suksesnya kegiatan konsolidasi tersebut.
“Dari hasil konfirmasi dengan DPP Partai Demokrat di Jakarta yang hadir mengikuti rapat Konsolidasi DPD Partai demokrat NTT adalah Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP, Benny K. Harman, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Anita Jacoba Gah, Sekretaris Badiklat DPP, Abdullah Apa dan jajaran Pengurus DPP lainya antara lain, Gustaf Tamombapa, Elfira Kaunang serta Iwan Manase,” sebut dia.

Terkait riak-riak dari kelompok yang menolak keputusan DPP Partai Demokrat soal penetapan Leonardus Lelo sebagai Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Sam Hake meminta semua kader/anggota Partai Demokrat NTT untuk tetap tenang dan mempercayakan kepada aparat keamanan yang mengurus itu.

“Semua kader dan anggota partai, untuk tetap tenang jika ada riak-riak dari kelompok yang tidak dikenal. Jangan terpengaruh, kita percayakan kepada aparat kemanan, karena hajatan ini adalah hajatan partai politik,” pungkas Sam Hake. (red/*)