KUPANG, NTT PEMBARUAN.com — Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) NTT mengatakan, pihak PMI NTT menjamin ketersedian stok darah untuk membantu penanganan penderita Thalassemia.

Hal tersebut disampaikan Wagub Nae Soi saat memberikan keterangan pers kepada para wartawan di Ruang Lobi Lantai 1 Kantor Gubernur NTT, Jumat (4/2/2022).

Untuk diketahui, Thalasemia adalah kelainan darah bawaan (faktor genetik) yang ditandai oleh kurangnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal.

Wagub Josef menjelaskan, PMI NTT akan berusaha untuk tetap menyediakan stok darah untuk membantu para penderita Thalassemia.

PMI NTT akan senantiasa berusaha menyediakan stok darah bagi para penderita.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika sehingga membuat penderita harus melakukan transfusi darah secara rutin,” jelas Wagub Josef.

Ia mendorong peran aktif Perhimpunan Orangtua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) NTT dan PMI bersama masyarakat lainnya untuk terus berkoordinasi dengan inventarisir data penderita thalassemia sehingga bisa menyesuaikan dengan ketersedaan stok darah.

“Wajib hukumnya kita membantu orang-orang yang menderita thalassemia ini. PMI akan selalu menjamin ketersedian stok darah untuk membantu sesama,” ucapnya.

Sementara itu, Pembina POPTI NTT, dr. Debora S. Liana mengatakan saat ini terdapat 14 warga NTT yang terdata menderita thalassemia.

Di Kota Kupang ada 8 orang, Malaka 1 orang, TTS 1 orang, Belu 1 orang, Larantuka 2 orang, dan Maumere 1 orang.

“Kita masih meyakini bahwa jika ada satu orang yang menderita thalassemia maka pasti ada keluarga lain yang menderita juga, sehingga kita terus melakukan skrining, ” jelas Debora.

Kata Debora, thalassemia ini tidak seganas seperti kanker darah. Penderita Thalasemia bisa bertahan hidup sampai dewasa yang penting melakukan transfusi darah setiap bulan. Penyakit ini juga fapat menimbulkan stunting bagi si penderita ataupun keturunannya. Maka penting sekali untuk ditangani dengan baik.

Ia menambahkan, POPTI NTT sangat berterima kasih kepada PMI NTT yang akan terus menyediakan stok tranfusi darah dan POPTI NTT akan menggandeng PMI untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat NTT tentang penyakit thalassemia dan cara mencegahnya.(red/*)