OELAMASI, NTT PEMBARUAN.com — Sabtu, 22 Januari 2022, Bupati Kupang, Korinus Masneno, melakukan peresmian pembangunan sarana air bersih yaitu sumur bor dan jaringan perpipaan di Desa Besmarak, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang.

Dalam kunjungan itu, Bupati Kupang, Korinus Masneno didampingi Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, Asisten III Sekda Kabupaten Kupang, Novita Foenay, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Amin Juariah, Kadis PMD Kabupaten Kupang, Charles Panie, Kabag Umum, John Sula, Kabag Prokopim Setda Kabupaten Kupang, Martha Para Ede, dan Kepala RSKK, Beni Selan.

Sumur bor tersebut akan disambungkan ke rumah masyarakat dan sangat besar manfaatnya bagi masyarakat.

Pengerjaan sumur bor sendiri murni menggunakan dana desa tahun anggaran 2020 – 2021 sebesar Rp 300 juta.

Kepala Desa Besmarak, Petrus Timate mengaku bangga atas tersedianya sarana air bersih tersebut yang sudah diresmikan oleh Bupati Kupang, Korinus Masneno.

Peresmian itu ditandai dengan pengguntingan pita.

Kehadiran Bupati Kupang, dirasakan Kades ini sebagai sebuah keberuntungan bagi warga desanya.
Sebelum melakukan peresmian, Bupati meninjau perkebunan hortikultura seluas 25 are yang ditanami lombok, milik mantan pegawai kontrak Kabupaten Kupang, Kobus Nenobesi yang memilih mundur dari tenaga kontrak pemerintah dan berfokus ke usaha tani dan perkebunan.

Lebih lanjut, Petrus mengatakan, lahan pertanian di Desa Besmarak seluas 40 hektar, dan baru dikelola oleh warga seluas 11 hektar. Tanaman hortikultura dirasakan sangat membantu ekonomi para petani.
Pendapatan pertahunnya bisa mencapai Rp100 juta hingga Rp 500 juta dari tanaman hortikultura.

Petrus mengatakan, apa yang dikerjakan dan dihasilkan masyarakat tani saat ini, sebagai bentuk dukungan atas program Revolusi 5P.

Ia pun mendambakan agar Desa Besmarak bisa menjadi objek agrowisata.

“Besmarak siap jadi pilot project untuk pertanian Kabupaten Kupang,” kata Petrus penuh optimis.

Ia juga sangat membutuhkan bantuan alat-alat pertanian seperti traktor, kultivator dan tambahan 1 sumur bor lagi dari Pemerintah Kabupaten Kupang.

Permintaan Kades tersebut disanggupi Bupati Masneno dan akan direalisasikan pada perubahan anggaran 2022.
Kepada Asisten III, Novita Foenay dan Kadis Pertanian, Amin Juariah, Bupati ingatkan untuk ditindaklanjuti permintaan tersebut. Yang dikagumi Bupati saat berada di lokasi perkebunan milik Kobus Nenobesi ialah, mereka menggunakan teknologi irigasi tetes. Ini adalah metode irigasi yang menghemat air dengan membiarkan air menetes pelan-pelan ke akar tanaman.

Harga teknologi irigasi tetes tersebut sebesar Rp 13 juta, dengan jangka waktu pemakaian bisa 5 tahun,.
Bupati inginkan agar masyarakat petani lainnya bisa memanfaatkan teknologi ini menggunakan dana desa.
Diakui Bupati, bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan, terletak pada keberhasilan sebuah desa. Teruslah berkarya, bangkitkan semangat, lakukan perubahan, untuk peningkatan ekonomi menjadi lebih baik, kata Bupati Masneno.

Kepada Kades Besmarak, Bupati Masneno tekankan agar pendapatan desa, dibuat pembukuannya. Sementara Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas mengajak semua yang hadir untuk mencintai pekerjaan, menikmatinya, maka dijamin akan sukses.

Daniel Taimenas yang juga sebagai warga Nekamese menyampaikan, bahwa pembangunan sarana air bersih ini memberikan banyak manfaat dan setiap rumah tangga akan dipasang meter,an. (Prokopim Kab.Kpg/red)