LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com– Selasa, 18 Januari 2022, Oktafianus Dalang mendatangi Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat.

Oktafianus adalah salah satu korban yang lahan persawahannya terkena bencana longsor di Desa Kombo, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat pada 28 Januari 2021 lalu.

Ia datang ke Dinsos Mabar untuk menanyakan bantuan beras yang pernah dijanjikan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Sosial Mabar sebelumnya.

Kepada media ini di Labuan Bajo, Selasa (18/1/2022), Oktafianus mengaku telah berulangkali mendatangi Dinsos Mabar untuk menanyakan hal yang sama, namun hasilnya nihil.

“Saya sangat menyesal dengan kinerja pegawai Dinsos Mabar. Sudah 4 kali saya mendatangi kantor tersebut, banyak sekali alasan terkait bantuan itu,” kesal Oktafianus.

Saat mendatangi Dinsos itu, ia baru tahu kalau jatah beras bantuannya telah dialihkan ke orang lain.

“Mendengar jawaban seperti itu, saya sangat kecewa karena pengalihan itu tanpa sepengetahuan saya sendiri yang terdata sebagai penerima,” beber Oktafianus dengan nada kesal.

Ia mengaku, kalau dirinya telah mengantongi surat kuasa dari Kepala Desa Kombo untuk pengambilan beras itu, namun alasan salah satu pegawai di bidang yang berkaitan dengan bencana di Dinas Sosial Mabar sangat tidak rasional.

Jawaban pegawai itu, menurut Oktafianus bantuan yang seharusnya ditujukan kepada dirinya telah dialihkan ke orang lain, dan Dinsos siap menggantikannya.

Terkait hal itu, ia minta Bupati dan DPRD Manggarai Barat untuk segera mengevaluasi kinerja kerja pegawai di Dinas Sosial Mabar.

Menurutnya, pelayanan dinas tersebut kepada masyarakat sangat tidak baik.
Sangat di sayangkan sekali Kabupaten Pariwisata Super Premium ini, tapi pelayanan pemerintah terhadap masyarakat sangat buruk, kesan dia.

Siap Digantikan Tahun 2022

Secara terpisah, Kepala Seksi Pendataan Fakir Miskin dan Penanganan Bencana Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat, Yulti yang dikonfirmasi media ini via telepon, Selasa (18/1/2022) membenarkannya.

Yulti mengaku, menerima laporan bencana longsor di areal persawahan milik Oktafianus Dalang sejak 2021 lalu.

Terkait keluhan korban yang jatahnya telah dialihkan ke orang lain itu, Yulti berjanji akan digantikan tahun ini.

“Nanti kami telpon Kepala Desa Kombo dulu. Nanti Dinas Sosial akan menggantikannya. Intinya, berasnya akan digantikan tahun ini. Nanti kami jelaskan kepada kepala desanya,” janji Yulti.

“Laporannya betul sejak Tahun 2021 lalu dan berasnya sudah keluar, namun kami alihkan ke orang lain, tetapi tidak mengurangi jatah untuk Oktafianus nanti. Kami akan menggantikan beras korban dalam minggu ini,” ujarnya.

Terkait alasan peralihan jatah bantuan beras untuk korban sebelumnya, kata Yulti, hal itu bisa saja terjadi pada situasi yang bersamaan ada juga korban bencana yang sifatnya mendesak yang harus segera dibantu saat itu.

“Peralihan itu bisa saja berjalan jika ada kejadian bencana yang sifatnya mendesak, sehingga barang yang sudah ada kami bisa alihkan ke orang lain. Namun, tidak mengurangi jatah dari korban yang sudah di jatahkan untuk mendapatkan bantuan,” terangnya. (fon)