LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com — Kelas X Jurusan Perikanan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Welak, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat melakukan observasi ke Balai Benih Ikan (BBI) Air Tawar di Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Senin (17/1/2022) pagi.

BBI Air Tawar yang dikunjungi siswa Jurusan Perikanan SMKN 2 Welak itu adalah milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.

Salah satu tujuan dari kunjungan ini adalah observasi metode penelitian untuk mengukur tindakan dan proses individu dalam sebuah peristiwa yang diamati di BBI Air Tawar milik Pemkab Mabar.

Selain itu, untuk mencari informasi tentang kegiatan yang berlangsung di BBI Air Tawar kemudian dijadikan objek kajian penelitian oleh siswa-siswi.

Kepala UPTD BBI Air Tawar Nggorang, Mathias Warat kepada media ini, Senin (17/1/2022) mengaku, bersyukur atas kunjungan siswa-siswi Kelas X Jurusan Perikanan SMKN 2 Welak.

Tujuan utama dari Balai Benih Ikan ini, kata dia, untuk mengedukasi anak-anak sekolah.

Terkait kunjungan SMK Negeri 2 Welak itu, ia sangat bersyukur, karena salah satu fungsi BBI Air Tawar itu untuk mengedukasi anak–anak sekolah.

“Kami sangat bangga dan bersyukur karena beberapa tahun ini, BBI ini sering dikunjungi siswa-siswi SMK Jurusan Perikanan termasuk dari perguruan tinggi,” sebut Mathias.

Bagi sekolah–sekolah yang mau berkunjung ke tempatnya, dengan lapang dada ia melayaninya sesuai permintaan dan kebutuhan masing–masing.

Ke depan, ia berharap lebih banyak lagi sekolah yang datang untuk melakukan observasi di tempatnya itu.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Welak, Marianus Yuda, S.Pd yang mendampingi siswa-nya saat itu menerangkan, bahwa siswa yang datang ke tempat itu adalah Kelas X Jurusan Agrobisnis Perikanan Air Tawar.

Ke depannya, ia berharap, BBI Nggorang milik Pemkab Mabar bisa bekerja sama dengan SMKN 2 Welak, terutama berkaitan dengan praktek lapangan.

“Kehadiran kami hari ini, Senin (17/1/2022) sebagai perkenalan awal, untuk ke depannya kita bisa kerjasama.Kami berharap, ketika mereka (siswanya,red) naik Kelas XII nanti bisa praktek di BBI Air Tawar Nggorang.
Kita tahu, aturannya SMK 75 persen adalah praktek, dan 25 persennya teori di dalam kelas,” terang Marianus yang lazim disapa Rian ini.

Kehadiran siswa/i-nya di tempat itu salah satu bentuk observasi lapangan.

” Ini adalah kunjungan perdana dari SMK Negeri 2 Welak. Kebetulan baru pertama kali melihat kolam ikan seluas ini karena di sekolah kami belum ada. Kami datang ke tempat ini untuk belajar cara pembuatan kolam, cara pengairannya, kapasitas air, dan yang lebih penting adalah cara membudidayakan ikan yang lebih baik serta mengenal lebih dalam terkait BBI,” urainya.

Kepada pemerintah, ia berharap agar SMK yang baru dibuka lebih diperhatikan terutama kebutuhan prakreknya di sekolah masing–masing.

Senada dengan itu, Vitalis Nangkung, yang juga Guru SMKN 2 Welak mengucapkan terimakasih kepada UPTD BBI Air Tawar Nggorang.

Tujuan dari observasi tersebut adalah untuk memantau langsung kondisi lapangan, agar siswa-siswi mengenal seperti apa budidaya ikan air tawar yang sebenarnya.

“Terimakasih kepada UPTD BBI, yang telah bersedia menerima kedatangan kami,” pungkasnya.

Kegiatan observasi seperti ini akan dilakukan setiap semester di instansi–instansi terkait, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dan kelompok-kelompok budidaya perikanan di bawah binaan UPTD BBI.(fon)