LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com–Senin, 10 Januari 2022, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) merayakan hari ulang tahunnya yang  ke–49.

Perayaan ulang tahun ini dirayakan oleh seluruh kader partai “wong cilik” tersebut di seluruh tanah air, termasuk DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggaarai Barat.

Di DPC PDI–P Mabar sendiri perayaannya dipusatkan di Sekretariat DPC PDI–P Mabar di Jalan Sakura, Waemata-Labuan Bajo.

Perayaan itu diawali dengan upacara pengibaran bendera merah putih, kemudian dilanjutkan dengan zoom meting dengan DPP PDI–P.

Silverius Sukur yang bertindak selaku inspektur upacara di DPC PDI–P Mabar mengajak seluruh kader untuk merefleksikan kembali napak tilas perjalanan dan perjuangan partai banteng tersebut sejak berdirinya pada Tahun 1973.

“Awalnya, ada 5 partai yang menggabungkan ke Partai Demokrasi Indonesia (PDI) yakni Partai Nasional Indonesia (PNI), Parkindo, Partai Katolik Indonesi, IPKI dan Partai Murba. Dari sinilah awal kiprah Banteng Moncong Putih melakukan tugas sejarah merawat, menjaga dan membangun Indonesia. Pada perjalanannya PDI mengalami berbagai dinamika bahkan harus berhadapan dengan intervensi kekuasaan orde baru, tetapi berkat keteguhan hati dalam berjuang untuk rakyat, derap juang terus membara, hingga saat ini PDI Perjuangan menjadi partai paling dicintai rakyat Indonesia,” kata Sukur.

Upacara HUT Ke–49 PDI Perjuangan di Sekretariat PDI-P Kabupaten Manggarai Barat, Senin (10/1/2022)

Silverius Sukur yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Mabar itu meminta kepada kader partai agar pada ulang tahun partai ke-49  yang mengambil tema “Bangun Jiwa dan Raganya Untuk Indonesia Raya” menjadi momentum untuk memperkokoh soliditas dan memperkuat kerja-kerja partai terutama hal-hal menyangkut kepentingan dasar rakyat.

“Semua kader partai harus hadir di tengah persoalan rakyat untuk melihat, mendengar dan memperjuangkannya”, tegas Sukur.

“Tema hari ulang tahun ke-49  ini sangat relevan  dengan situasi bangsa dan daerah kita saat ini. Pasalnya, negara kita sedang berbenah dalam pemulihan ekonomi dan kehidupan masyarakat pasca 2 tahun didera pandemi Covid-19,” sebut dia.

Sebagai partai yang lahir dan hidup di tengah-tengah rakyat, kader-kader partai harus melakukan hal-hal konkrit bagi masyarakat, termasuk melalui Fraksi PDI Perjuangan, pintanya. (fon)