KUPANG, NTT PEMBARUAN.com—Enam paket fisik dan enam paket supervisi yang ditangani Satuan Kerja (Satker) PJPA Nusa Tenggara II Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II) Tahun 2021 progresnya sudah mencapai 100 persen.

Sementara  paket Rehablitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lembor progres fisiknya hingga akhir Tahun 2021 sudah mencapai 97,5 persen.

“Paket Rehablitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lembor ini merupakan pekerjaan multi years sampai dengan Tahun 2022 ini. Jadi, bukan pekerjaannya terlambat, tapi memang paketnya multi years,” jelas Kasatker PJPA NT II BWS NT II Provinsi NTT, Bernadeta Tea, ST, MT kepada media ini di Kupang, Rabu (5/1/2022).

Secara terpisah, Kepala Proyek (Kepro) PT.Sampurna Jaya Group, Taufik Suprapto yang dihubungi media ini via telepon sebelumnya mengaku, dari 5 lokasi yang tergabung dalam paket Rehablitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lembor Tahun 2021, 4 titiknya sudah 100 persen.

Empat titik/lokasi yang progres fisiknya sudah 100 persen dan airnya sudah mengalir itu, yakni Daerah Irigasi (DI) Wae Lombur, DI Wae Sesap, DI Wae Sele dan DI Wuncung.

Sedangkan, satu lokasi yang belum tuntas hingga akhir Tahun 2021 adalah DI Wae Kanta, tinggal 600 meter saja yang belum selesai.

Namun, ia optimis, sebelum masa kontrak berakhir tanggal 22 Februari 2022 mendatang semua 5 titik DI yang dikerjakannya itu bisa tuntas 100 persen. (red)