BORONG, NTT PEMBARUAN.com — Sebanyak 20 ODGJ yang sudah pulih dari sakitnya mendapat kado Natal dari Indojet Indonesia.

Kado Natal dari Direktur Indojet Indonesia, Stefanus Gandi, diserahkan lansung oleh Manto Tapung didampingi Tim Relawan Kelompok Kasih Insanis Kabupaten Manggarai Timur, Markus Makur, Ambrosius Adir dan Krispinus Lois Gonzales, Rabu (22/12/2021).

ODGJ yang menerima kado Natal berupa pakaian itu antara lain, Semi asal Kampung Jawang, Desa Bangka Kantor yang sedang dipasung.

Rikardus asal Kampung Jengok, Desa Bangka Kantar, Seltus asal Kampung Kembur, Kelurahan Peot,.

Tanta Lin asal Kampung Peot, Kelurahan Peot, Kecamatan Borong, dan Paulus Jahang asal Kampung Waebok, Kelurahan Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba. Selanjutnya akan didistribusikan oleh relawan Kelompok Kasih Insanis Peduli Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Kabupaten Manggarai Timur.

Manto Tapung, Dosen Unika Santo Paulus Ruteng menyebutkan pemberian kado Natal untuk 20 ODGJ ini diberikan oleh Stefanus Gandi, seorang pengusaha di Bali asal Lembor, Kabupaten Manggarai Barat.

“Salam damai Natal bagi saudara yang sedang menderita sakit disabilitas mental di Kabupaten Manggarai Timur. Jangan melihat kecilnya kado ini, tetapi kita sebagai keluarga besar bersyukur bahwa ada begitu banyak orang yang peduli dan memberikan perhatian bagi sesama saudara yang membutuhkan sentuhan medis dan sentuhan kemanusiaan lainnya,” ucapnya dalam keterangan pers yang diterima media ini, Kamis (23/12/2021).

Ia berharap, saudara yang pulih bisa merayakan Natal 25 Desember 2021.
Kepada Bapak Stefan, ia berharap, bisa mengunjungi langsung saudara yang sedang pulih dan dipasung.

” Kiranya, Januari 2022, Bapak Stefan bisa berkunjung ke Kabupaten Manggarai Timur dan mengunjungi saudara-saudari yang pulih dari deritanya serta saudara yang masih dipasung”, pinta dia.

Sementara Relawan KKI Manggarai Timur, Markus Makur, Ambrosius Adir dan Krispinis Lois Gonzales kepada media ini menyampaikan terima kasih kepada Pak Stefanus Gandi atas kado Natal bagi 20 warga yang pulih dan sedang dipasung di Kabupaten Manggarai Timur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Evan dan Dr. Manto Tapung yang memiliki keprihatinan yang sama untuk peduli bagi mereka yang sedang terkungkung dalam pasungan di seluruh Manggarai Timur,” kata Markus Makur.

Relawan Kelompok Kasih Insanis Kabupaten Manggarai Timur mendata sejak 2019–2021, bantuan kemanusiaan terus disalurkan oleh orang baik dari berbagai wilayah di Indonesia. Tak terhitung jumlahnya. Bantuan itu berupa Sembako, gitar, pakaian, makanan ringan, beras dan lain sebagainya. Hampir seluruh warga yang menderita sudah mendapatkan bantuan kemanusiaan dan pelayanan medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur.

“Secara rutin kami menginformasikan bantuan itu kepada KKI NTT yang berpusat di Kabupaten Ende. Kami tekankan bahwa relawan KKI menyalurkan bantuan Sembako dan relawan KKI berkomitmen tidak menerima dalam bentuk uang kecuali barang,” tandasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun KKI yang bersumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur jumlah penderita ODGJ di daerah itu sebanyak 619 orang.

Sementara dari Kemensos RI telah memberikan bantuan sosial melalui Balai Efata Kupang.
Sudah beberapa kali menyalurkan bantuan sosial berupa Sembako dan ternak seperti bantuan babi untuk dipelihara oleh warga yang pulih.

Selain itu mereka menyalurkan bantuan sosial lainnya. Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur sudah menangani pelayanan medis berupa pemberian obat bagi pasien ODGJ.

Belum lama ini, Kementerian Kesehatan RI mengadakan pelatihan tenaga kesehatan dan dokter umum di Kabupaten Manggarai Timur untuk menangani penderita gangguan jiwa.
Mereka mengikuti magang di Rumah Sakit jiwa Marsudi Bogor, Jawa Barat.

Ini merupakan perkembangan baik bagi penanganan orang dengan gangguan jiwa di Kabupaten Manggarai Timur.(fon/*)