LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com– Ketua Panitia IAWP Ke-58 Tahun, Brigjen Pol. Dr. Juansih, S.H., M.Hum, mengatakan peserta IAWP sangat apresiasi dengan keberagaman UMKM dari Manggarai Barat.

Hal tersebut dikatakannya saat kunjungan peserta IAWP ke tempat wisata Gua Batu Cermin Selasa (9/11/2021.

Karena beberapa usaha UMKM, Ekonomi Kreatif, dan juga pertunjukan budaya dan seni bisa mewarnai kegiatan city tour dari Polwan Indonesia maupun dari luar negeri di area lokasi Gua Batu cermin tersebut.

“Polwan Republik Indonesia selain melaksanakan IAWP juga kita mengajak dari Deskranasda sini untuk menampilkan UMKM-UMKM supaya tidak saja dikenal oleh teman-teman seluruh Indonesia tapi juga oleh teman-teman yang berasal dari luar negeri. Mereka sangat apresiasi dengan keberagaman UMKM dari Manggarai Barat, khususnya UMKM kita dikenal di dunia dan memang kualitasnya kelas dunia,” uangkap Ketua Panitia IAWP 2021, Brigjen Pol. Dr. Juansih, S.H., M.Hum kepada wartawan, Senin ( 9/11/2021).

Ditanya soal berapa banyak UMKM yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut, jawab Juansih, sekitar 10 UMKM diantaranya UMKM Bayangkari Polda NTT ada lima group yang menampilkan hasil dari berbagai kabupaten yang ada di NTT.

Pertunjukan seni di area Wisata Gua Batu Cermin, Juansih menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Pmerintah Daerah Manggarai Barat agar budaya lokal Nusa Tenggara Timur dapat dilihat oleh para peserta IAWP yang hadir langsung.

“Jadi, kami bekerjasama dengan Pemda Mabar untuk bagaimana budaya di sini dikenal oleh rekan- rekan seluruh nusantara dan juga dikenal oleh rekan– rekan luar negeri, ada Polwan dari luar negeri kita memperkenalkan budaya kita khususnya budaya yang ada di Nusa Tenggara Timur. Kemudian kita akan menunjukan setiap ada kunjungan kemana saja dengan keramatamahan masyarakat di sini menyambut budaya yang sangat unik, sehingga mereka juga sangat apresiasi dan berbagai macam kesenian juga ditampilkan di sini untuk bisa memeriahkan suasana tour di Labuan Bajo dan supaya juga kita dikenal kekayaan dengan beragamneka ragam budaya,” paparnya.

Ia menambahkan terkait pelaksanaan IAWP ke-58 tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam hal ini pengawasan dari tim kesehatan Polri.

“Pelaksanaan Konferensi ini kita sesuai dengan protokol kesehatan kita dibawa SOP pengawasan tim kesehatan Polri. KIta melaksanakan kegiatan ini sesuai perotokol kesehatan yang dilakukan Satgas covid,” terang dia.(fon)