LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com – Kebakaran savana yang terjadi di Pulau Rinca, Loh Serai, dan Kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada, Selasa (2/11/2021).

Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) memastikan dari 1.376 ekor satwa komodo yang berada di Pulau Rinca dipastikan aman dari peristiwa kebakaran tersebut.

“Di Pulau Rinca itu ada 1.376 ekor satwa komodo yang hidup disana, dan kami pastikan semua satwa komodo di sana aman dari kebakaran tersebut”, kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai TNK, Dwi Putro Sugiarto, S.Hut, M.Si, saat dikonfirmasi wartawan di Labuan Bajo, Kamis (4/11/2021).

Dwi Putro juga menjelaskan, di Loh Serai yang menjadi titik pusat kebakaran merupakan salah satu lokasi tempat berkembang biaknya satwa komodo.

Namun, di lokasi tersebut tidak begitu banyak komodo yang berada di sana.

“Lokasi kebakaran itu, di Pulau Rinca, Loh Serai dan di sana itu memang jumlah komodonya tidak banyak, karena lembahnya kecil-kecil dan komodo di sana semua aman”, ungkapnya.
Pihak Balai Taman Nasional juga menyampaikan, penyebab kebakaran di duga cuaca panas dan udara yang kering serta angin yang bertiup kencang.

BTNK juga menyampaikan api berhasil di padamkan pada, Rabu (3/11/2021)  pukul 08.00 Wita, dengan mengerahkan 43 personel  jagawana   dibantu 11 masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Desa Pasir Panjang. (fon)