OELAMASI, NTT PEMBARUAN.com– Anthon Natun, salah satu Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kupang yang juga salah satu pemilik bangunan pagar dan rumah di bahu jalan  ruas jalan Matani, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang mendukung sepenuhnya pembangunan jalan hotmix di Matani tahun ini dan rela bangunannya dibongkar untuk pelebaran jalan.

Tidak saja mendukung, tetapi dirinya juga rela membongkar bangunan pagar dan rumahnya yang terletak di RT 23/RW 07, Dusun IV, tepatnya  di gerbang masuk Perumahan Pondok Indah Matani, Desa Penfui  Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang  untuk pelebaran jalan yang  saat ini sementara  dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana CV. Mater Suprapto.

“Prinsipnya,  saya mendukung pembangunan jalan ini. Cuma karena kena bangunan saya, kita perlu sama-sama mencari solusinya. Saya juga tidak minta ganti rugi, hanya saja kalau mau dibongkar janggan menggunakan alat berat seperti excavator . Tetapi, cukup menggunakan cara manual dengan tenaga manusia, sehingga bangunan lainnya tetap aman,” pinta Anthon menjawab media ini di halaman rumahnya di Matani, Selasa (12/10/2021).

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase,S.Th yang turun meninjau lokasi pembangunan  jalan itu bersama Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Deasy M.C. Ballo Feoh, dkk dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Maclon Joni Nomseo menilai, kendala  yang terjadi di lapangan hanya karena miscommunication atau proses komunikasi  yang  tidak berjalan dengan  lancar antara pihak kontraktor dengan pemilik lahan.

“Kehadiran  saya di sini atas permintaan Komisi III DPRD Kabupaten untuk mendampingi mereka meluruskan  kesalahpahaman antara pemilik lahan dengan kontraktor pelaksana di lapangan. Dan’ setelah keduanya  dipertemukan  akhirnya clear dan  sudah sepakat bangunan pagar dan rumah milik Anthon Natun dibongkar secara manual untuk kepentingan  pelebaran jalan,” ujar Mase

Baca juga :  Romo Ansi Sumbang Bola Kaki dan Bola Voli Kepada Pemuda Lempa

Ia juga terus mendorong  pihak kontraktor, untuk  bekerja tepat waktu, sesuai perencanaan  dan sesuai volume pekerjaan  dengan tetap mengutamakan mutu.

“Sedikit lagi musim hujan sudah tiba.  Kalau ada kendala di  lapangan cepat diselesaikan. Kita berharap, setelah Komisi  III  DPRD Kabupaten Kupang  turun ke lapangan, yang kemarin tersendat bisa komunikasikan dengan baik, sehingga semuanya berjalan normal,” imbuhnya.

Harapan serupa  juga disampaikan  Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Deasy M.C. Ballo Foeh,  agar  persoalan kecil yang terjadi di lapangan, seperti masalah lahan untuk pelebaran  jalan harus diselesaikan secara kekeluargaan, sehingga tidak menghambat pekerjaan.

“ Kami dari DPRD Kabupaten Kupang bersama Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) Kupang  melalui Dinas PUPR Kabupaten Kupang  telah menetapkan anggaran pekerjaan jalan HRS untuk ruas jalan Matani, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten  Kupang sepanjang 1,5 kilo meter dengan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar  dari 3 kilo meter yang direncanakan  tahun ini,” sebut Deasy.

Lebih lanjut, ia mengatakan, penetapan pekerjaan ruas  jalan hotmix di Matani, Desa Penfui Timur   merupakan sebuah kerinduan dari  masyarakat Matani  selama ini.

“ Kami bersyukur, di tengah anggaran yang sangat mepet bahkan banyak yang refocusing , kami tetap bertahan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Matani,  Desa Penfui Timur. Memang, secara keseluruhannya  belum tertangani  secara hotmix, tetapi paling tidak secara bertahap sudah terjawab.  Yang belum tuntas  itu, akan menjadi perjuangan kami ke depan,” janji Deasy.

Baca juga :  Politeknik El Bajo Commodus Cetak 24 Diploma III Ekowisata dan Perhotelan Angkatan Pertama

Ia mengaku, dalam pengerjaan jalan di Matani tahun ini mengalami kendala sedikit, terutama berkaitan bangunan –bangunan yang dekat dengan bahu jalan, seperti bangunan milik rekannya Anthon Natun yang juga Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kupang.

“Hari ini (Selasa,12/10/2021,red),  kami hadir di sini untuk mencari solusi bersama, sehingga tidak menghambat jalannya pekerjaan.  Pemilik lahan, Anthon Natun  juga sudah merelakan lahan dan bangunannya untuk dibongkar demi  kepentingan  umum. Saya berharap, dalam proses pembongkarannya tidak merusaki seluruh bangunan.  Sebab, pada prinsipnya, kami menginginkan pekerjaan ini  tidak terhambat dengan masalah lahan,”tandas Deasy.

Pada tempat yang sama, Kepala Dinas PUPR  Kabupaten  Kupang, Maclon Joni Nomseo mengharapkan , pengerjaan jalan hotmix ruas jalan Matani  harus dikerjakan sesuai kontrak dengan batas waktu akhir kontrak Desember 2021 mendatang,

Intinya, bagi dia,  kerja sesuai kontrak karena ketika dilakukan pemeriksaan di lapangan, data-data itulah yang dibutuhkan.  Sementara progres  fisik di lapangan saat ini baru mencapai 60 persen.

“Kita harapkan, masyarakat harus mendukung  pekerjaan ini.  Untuk kita mau dapat pekerjaan seperti ini saja susah karena masih ada daerah  lain di Kabupaten Kupang yang belum dibangun  jalan hotmix  seperti di Matani  ini,” kata Joni.

Terkait kendala lahan untuk pelebaran  jalan di Matani, menurut dia, itu hanya kurang koordinasi saja antara pihak kontraktor dengan pemilik  lahan di lapangan, dan sekarang masalah itu sudah beres.

Kepala Dusun IV Desa Penfui Timur, Edi Taebenu menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kupang,  Johanis Mase,S.Th, Ketua  Komisi  III DPRD Kabupaten Kupang, Deasy M.C. Ballo Feoh bersama anggotanya, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Maclon Joni Nomseo, Kontraktor Pelaksana CV. Mater Suprapto, Frengky Yapi, Kepala Desa Penfui Timur, Kleopas Nome, pemilik lahan dan bangunan, Anthon Natun yang secara bersama –sama  telah menyelesaikan masalah pelebaran jalan di Matani dengan persuasif.

Baca juga :  Wabup Manafe Buka Rakor Penanggulangan Bencana Tingkat Kabupaten Kupang

“Saya berterima kasih atas kunjungan Wakil  Ketua II DPRD Kabupaten Kupang,, Johanis Mase,S.Th, Ketua Komisi  III DPRD Kabupaten Kupang, Deasy M.C  Ballo Feoh,dkk dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, M. Joni Nomseoh untuk melihat pekerjaan ruas jalan Matani yang sedang dikerjakan saat ini sekaligus menyelesaikan kendala  terkait pelebaran jalan di lapangan.  Lewat kehadiran  kita semua, hari ini (Selasa,12/10/2021,red) Bapak Anthon Natun yang adalah pemilik lahan sudah  rela membongkar bangunan  pagar dan rumahnya untuk pelebaran jalan,”ungkap Taebenu.

Hadir pada saat itu, Wakil Ketua II  DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase,S.Th, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Deasy M.C. Ballo Feoh, dkk, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Maclon Joni Nomseo, Kontraktor Pelaksana CV. Mater Suprapto, Frengky Yapi, Kepala Desa Penfui Timur, Kleopas Nome, Kepala Dusun  IV, Desa Penfui Timur, Edi Taebenu, Ketua RT 23, Dusun IV, Desa Penfui Timur, Jemi  Sabaat dan Tokoh Masyarakat Matani, Yopi Taebenu. (red)