RUTENG, NTT PEMBARUAN.com –SMA Negeri 1 Satarmese mengadakan debat terbuka Calon Ketua dan Sekretaris Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Masa Kerja Tahun 2021-2022.

Debat ini diikuti 5 pasangan calon (Paslon) perwakilan dari 22 rombongan belajar yang ada di SMA Negeri 1 Satarmese tersebut.

Debat ini berlangsung di halaman SMA Negeri 1 Satarmese, Sabtu (09/10/2021) pukul 09.00 Wita.

Kegiatan tersebut dibagi dalam lima segmen yakni segmen pertama, pasangan calon (Paslon) memperkenalkan visi, misi, dan program kerja.

Setiap pasangan calon memaparkan visi, misi dan program kerja dengan baik. Pada segmen kedua, debat yang dipandu oleh moderator debat, Venansius Salomon, S. Kom, setiap Paslon menjawab pertanyaan terbuka yang diberikan oleh lima panelis.

Paslon melalui undian mampu menjawab setiap pertanyaan para panelis dengan baik.

Segmen ketiga, para Paslon menjawab pertanyaan tertutup yang sudah disiapkan panitia debat melaui pengundian amplop nomor terlebih dahulu.

Lima buah amplop disodorkan oleh moderator kepada lima Paslon dalam keadaan segel.

Salah satu pertanyaan yang menjadi kewajiban Paslon nomor urut 4 yakni langkah apa yang akan ditempuh oleh Paslon nomor 4 untuk membangun relasi dengan sekolah pendukung yang ada di sekitar Lembaga Pendidikan SMA Negeri 1 Satarmese mengatakan bahwa salah satu program atau aksi nyata yang akan dilakukan oleh pasangannya ketika terpilih adalah dengan melakukan dan membangun kerja sama yang baik dengan OSIS sekolah pendukung yang telah memberikan kontribusi besar dalam mencetak peserta didik yang melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Satarmese.

“Baik, terkait dengan dukungan sekolah sekitar yang telah banyak memberikan dukungan terhadapa Lembaga pendidikan SMA Negeri 1 Satarmese, dimana telah menyumbangkan banyak peserta didik bagi SMA ini, saya dan pasangan saya, jika terpilih akan nanti akan melakukan kerja sama dengan sekolah sekitar lewat kegiatan-kegiatan nyata seperti kegiatan Pramuka, atau kegiatan lain yang bisa menunjang terjalinnya kerja sama dengan mereka”, tutur Vicky, Calon Ketua OSIS Nomor urut 4.

Baca juga :  Kontingen NTT Telah Meraih 1 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu di PON XX

Pada segmen keempat, setiap Paslon giliran saling bertanya.

Setiap Paslon, bebas memilih untuk melemparkan pertanyaan ke Paslon lain.

Sesi pamungkas, yakni segmen kelima setiap Paslon memberikan pernyataan penutup atau closing statement.

Pembina OSIS, SMA Negeri 1 Satarmese, Paulus Harto, S. Pd, Gr dalam sambutannya memberikan semangat dan motivasi bagi kelima pasangan calon.

Bagi Paul, kegiatan debat terbuka yang dilakukan adalah sebuah tempat yang tepat untuk berproses menjadi pemimpin.

“Kepada kelima Paslon, saya tegaskan bahwa kegiatan hari ini adalah sebuah proses pembelajaran yang baik untuk menjadi seorang pemimpin. Kalian adalah duta sekolah, agen perubahan untuk Lembaga Pendidikan SMA Negeri 1 Satarmese”, ucapnya.

Oleh karena itu, menurut Alumnus Universitas Nusa Cendana Kupang itu menegaskan agar semua Paslon dapat mengikuti proses debat dengan baik, dan kepada semua Civitas Akademica SMA Negeri 1 Satarmese, baik peserta didik, kepala sekolah dan guru serta pegawai dapat mengambil bagian dalam proses debat.

“Saya berharap agar setiap Paslon mampu memaparkan visi-misi dan program kerja dengan baik. Meminjam pernyataan Bung Karno ‘berikan saya seribu orang tua, niscaya kucabut Gunung Semeru, tetapi berikan Aku Sepuluh Pemuda maka Aku dapat Guncangkan Dunia.’ Sepuluh pemuda hari ini akan berdiri di mimbar debat dengan tema SMANSA NARANG Untuk Dunia,” tandas Paulus di depan para undangan,guru, pegawai dan siswa/i SMA Negeri 1 Satarmese.

Baca juga :  Wapres Kunker di Kota Kupang

Ia berharap, debat terbuka ini dapat memberi wawasan kepada siswa/i agar mengetahui cara berdemokrasi yang benar dan dapat memilih calon pemimpin yang berkualitas sehingga dapat menjalankan organisasi sesuai visi dan misinya.

Senada dengan Kepala SMA Negeri 1 Satarmese, Largus Empos, S. Pd, saat memberikan sambutan dan membuka secara resmi debat itu menyampaikan bahwa kegiatan debat tersebut merupakan kegiatan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan secara imilah juga dan bentuk proses pembelajaran konkrit bagi siswa/i SMA Negeri I Satarmese.

“Kegiatan debat hari ini merupakan sebuah kegiatan ilmiah. Oleh karenanya pelaksanaan kegiatan hari ini harus dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah pula”, tegasnya saat membuka kegiatan itu.

Salah satu Paslon, Nomor urut empat (4) kepada media ini, usai debat terbuka berlangsung mengatakan bersyukur bisa menjadi bagian dari debat terbuka hari ini.

Tidak mudah baginya untuk bisa sampai pada mimbar bergensi tersebut.

Persiapan baik materi debat maupun mental tentu menjadi serangkaian persiapan yang telah dilakukannya sebelum mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya merasa bersyukur, karena bisa mengikuti kegiatan hari ini. Saya memang sadar masih banyak kekurangan saya dan teman-teman. Tapi ini menjadi suatu yang baik bagi saya dan teman-teman untuk belajar berproses”, tutur Vicky.

Calon lain Kristiani Natalia, Calon Sekretaris dari Paslon Nomor urut dua (2) menyampaikan hal yang sama.

Baginya, tidak mudah untuk bisa berdiri di mimbar yang disaksikan oleh tujuh ratusan siswa SMA Negeri 1 Satarmese dan para guru serta undangan dari sekolah sekitar.

Persiapan mental dan materi tentu menjadi fokus utama sebelum tampil dalam debat kandidat.

Baca juga :  Mateus Handur Resmi Jadi Plt Kepala SMKN 2 Welak

“Sebelum kegiatan hari ini, saya dan teman saya menyiapkan materi debat. Menyusun visi, misi dan program kerja dapat kami lakukan dengan baik. Namun persiapan mental bagi saya adalah hal penting yang dapat saya pelajari dari kegiatan hari ini. Tidak mudah ternyata untuk bisa tampil di sini”, tutur Icen.

Walaupun demikian, dirinya tetap bersyukur karena mampu menyampaikan visi, misi dan program kerja yang telah dirancang dengan baik, walau masih belum maksimal.

“Saya dan teman, merasa bersyukur karena bisa ambil bagian dalam kegiatan ini. Dari sini, saya dan teman-teman bisa belajar banyak lagi, terutama kemampuan public speaking kami agar lebih baik lagi,” ucap Siswa Kelas XI Program Matematika dan Ilmu Alam (MIA) 2 SMA Negeri 1 Satarmese tersebut.

Kegiatan debat kandidat Calon Ketua dan Sekretaris SMA Negeri 1 Satarmese dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Kegiatan debat terbuka tersebut seyogyanya dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kondisi jaringan internet dan fasilitas penunjang membuat kegiatan tersebut tidak dapat dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Rencana pemungutan suara akan dilaksanakan pada hari Senin, (11/10/2021) di halaman SMA Negeri 1 Satarmese. (fon)