KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kupang dalam putusannya telah membebaskan Anton Ali, SH, MH dari segala tuntutan hukum dalam kasus dugaan memberi keterangan palsu terkait jual beli tanah milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di Keranga, Labuan Bajo.

Sebelumnya, dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), terdakwa Anton Ali dituntut 5 tahun penjara, membayar uang pengganti sebesar Rp 150 juta, subsidair 6 bulan kurungan penjara.

Sidang putusan bebas terhadap Antonius Ali digelar di Ruang Cakra, Pengadilan Negeri Kupang, Selasa (5/10/2021). Sidang itu dipimpin majelis hakim Fransiska Paula Dari Lino, SH didampingi anggota Lizbet Adelina,SH dan hakim Ngguli Liwar Mbani Awang,SH.

Keputusan hakim menjatuhkan vonis bebas kepada Anton Ali merujuk pada perannya sebagai kuasa hukum yang sedang bertugas membela klien.

Baca juga :  Bupati Nabit Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di SMPK Immaculata Ruteng

Perbuatan terdakwa dinilai bukan merupakan perbuatan melawan hukum, sehingga nama baik terdakwa harus dipulihkan dan membebankan biaya perkara kepada negara.

Atas putusan itu, Anton Ali mengucapkan syukur kepada Tuhan yang telah menyatakan keadilan kepada dirinya lewat putusan majelis hakim.

Ucapan syukur dan terima kasih serupa disampaikannya kepada majelis hakim yang telah mengembankan tugasnya dengan baik.

“Saya juga berterima kasij kepada Tim JPU dari Kejati NTT yang telah menyelesaikan persidangan perkara ini. Saya juga berterima kasih kepada rekan–rekan penasehat hukum yang telah memberikan pembelaan kepada saya sehingga bisa diputuskan bebas saat ini. Kepada rekan–rekan media, saya juga berterima kasih atas semua pemberitaan selama ini. Terakhir, saya berterima kasih kepada seluruh pengunjung sidang, biarlah semua dunia tahu nama baik saya sudah hancur,” tutupnya. (red)