LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com- Pemerintah Desa Gurung didorong untuk membuka jalan baru menuju lokasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Welak di Buntu, Desa Wewa, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat.

Rencana pembukaan jalan baru itu terungkap dalam diskusi antara Pemimpin Redaksi NTT Pembaruan, Kanisius Seda dengan Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Gurung, Gaspar Geo Membo yang dihadiri beberapa stafnya, yakni Stefanus Gambur, Martinus Minggu dan Dominikus Warut di Kantor Desa Gurung, Rabu (25/8/2021).

Dalam diskusi itu, ada beberapa hal yang dibahas antara lain,  rencana pembukaan jalan baru dari Kampung Lempa, Desa Gurung  menuju lokasi SMKN 2 Welak di Buntu, Desa Wewa, pembangunan lanjutan jalan lapen menuju Kampung Norang,pemeliharaan jalan yang kondisinya sudah rusak dari Kampung Lempa menuju Wae Gunang, dan usulan pembangunan lanjutan jalan lapen dari perbatasan Desa Wewa menuju Kampung Tangis, Desa Gurung yang statusnya masuk dalam jalan kabupaten.

Baca juga :  Dua Atlet Kempo Asal Mabar Wakili NTT ke PON XX di Papua Tahun 2021

Selain diskusi tentang  pembangunan infrastruktur jalan desa, juga mendiskusikan tentang pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan mermanfaatkan  potensi lokal, salah satunya pengembangan tanaman halia, dan usaha-usaha kerajinan rakyat lainnya.

Hal lain yang dibahas dalam diskusi itu, soal pengembangan bakat dan minat di bidang olahraga dengan membangun wacana Desa Gurung Cup yang nantinya bisa dijadikan sebagai program rutin tahunan desa.

Sedangkan, di bidang pendidikan tetap mempertahankan Lembaga PAUD yang sudah dibangun oleh desa selama ini dan membuat komitmen antara kepala desa dengan dua  kepala sekolah, yakni Kepala SDK Lempa dan Kepala SDI Golorie untuk mewajibkan setiap anak yang masuk ke tingkat  SD harus memiliki sertifikat PAUD/TK,   sehingga  lembaga PAUD yang dibangun di desa itu tidak mengalami  kekurangan murid baru setiap tahun.

Baca juga :  Propam Polres Manggarai Barat Gelar Gaktiplin

Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Gurung, Gaspar Geo Membo menyambut dengan baik semua masukan yang dipaparkan  dalam diskusi tersebut.

Gaspar berjanji, dalam waktu dekat ini dirinya akan mengundang, Kepala Dusun, Ketua RT dan  masyarakat, terutama masyarakat yang memiliki lahan di sepanjang jalan yang mau dibuka jalan baru menuju SMKN 2 Welak, sehingga ketika dilakukan eksekusi di lapangan nanti  tidak ada yang keberatan.

Menurut dia, ketika jalan ini dibuka nanti,  banyak  manfaat yang menguntungkan masyarakat, selain mempercepat waktu tempuh juga secara ekonomis nilai jual tanah masyarakat naik, dan ke depannya bisa membangun pemukiman masyarakat di sepanjang jalan menuju SMKN 2 Welak.

Karena itu, ia minta kepada masyarakat yang memiliki lahan di sepanjang jalan itu supaya rela menyerahkan lahannya untuk pembukaan jalan baru menuju SMKN 2 Welak di Buntu, sehingga siswa/i yang datang dari desa tetangga, yaitu Desa Wedong bisa melewati jalan pintas  itu menuju sekolah. (red)