LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com- Sudah delapan hari dirawat  di Rumah Sakit (RS) Siloam Labuan Bajo,  Maria Goreti Daur (46) pasien penderita tumor kandungan asal Kampung Tureng, Desa Mbuit, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat yang membutuhkan golongan darah O sebanyak 5 kantong sampai sekarang belum dapat.

Nikolaus G (47) suami Maria kepada wartawan di Labuan Bajo, Jumat ( 13/8/2021)  mengaku, bahwa istrinya mengidap penyakit tumor kandungan sejak Tahun 2018 lalu. Karena keterbatasan biaya, dirinya belum melakukan operasi penyakit yang dialami oleh istrinya.

Karena panik, ia bersama keluarga membawa pasien ke RS Siloam Labuan Bajo sejak tanggal 5 Agustus 2021 lalu untuk mendapat perawatan medis.

Oleh dokter di RS Siloam Labuan Bajo, menyarankan agar istrinya dioperasi  dan keluarga  harus menyiapkan stok darah dengan golongan darah O  minimal 5 katong. Sejak saat itu, dirinya dibantu oleh keponakannya mencari pendonor yang bergolongan darah O,  namun sampai saat ini belum juga dapat.

“Sudah satu minggu lebih, kami sudah mencari golongan darah O untuk istri saya, namun belum juga berhasil,” kisahnya.

Setelah mendapat informasi bahwa di Pangkalan Angkatan Laut ( Lanal) Labuan Bajo ada kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh TNI AL, maka dirinya bersama keponakannya mendatangi tempat tersebut, lagi-lagi tidak membuahkan hasil.

Menurut informasi  salah seorang perawat dari RSUD Komodo di Marombok Labuan Bajo yang juga bertugas pada kegiatan donor darah  saat itu menginformasikan kepadanya, bahwa mekanisme untuk mendapatkan darah yang tersedia di RSUD Komodo,  harus mendapat surat rekomendasi dari RS Siloam Labuan Bajo.

Menurut perawat itu, kata Niko, RSUD Komodo siap membantu pasien dengan memberikan 5 kantong darah golongan darah O asalkan disertai dengan surat rekomendasi dari pihak RS Siloam Labuan Bajo yang merawat pasien saat ini.

Sebagai manusia, ia juga hampir putus asa mencari 5 kantong darah golongan O untuk istrinya bahkan sampai berniat  mau pulang kampung. Namun, Tuhan masih menyayangi Nikolaus setelah mendapat informasi dari salah seorang wartawan bahwa sudah ada beberapa orang yang bersedia mendonorkan darah untuk membantunya.

“Tuhan masih menyayangi saya dan istri saya, dan atas bantuan para wartawan yang sudah siap mendonorkan darahnya, saya  ucapkan terima kasih banyak,” ucap Niko.

Menurut informasi yang diperoleh dari salah seorang keluarga pasien, sudah ada empat orang yang bersedia mendonorkan darahnya untuk pasien pada hari ini (Jumat,13/8/2021,red).

Bagi saudara dan saudari yang bekenan membantu untuk mendonorkan darahnya kepada pasien Maria Goreti  silahkan menghubungi via telepon/ WA: 081238542147

Untuk diketahui, gejala awal pasien mengidap penyakit tumor kandungan sejak Tahun 2017, dan pada Tahun  2018 lalu sempat membawa pasien ke rumah sakit dan baru diketahui penyakitnya. Namun, karena keterbatasan biaya saat itu, maka  keluarga belum melakukan operasi.

Sejak Tahun 2017, suaminya mengurus BPJS Mandiri dengan biaya angsuran pada tahun pertama sebesar Rp 25.000/bulan dan angsuran tahun berikutnya sampai sekarang sebesar Rp 30.000/bulan.

“Pada tahun 2017 saya sudah mengurus Kartu BPJS Mandiri. Tahun pertama angsurannya sebesar Rp 25.000/orang/bulan, sehingga total untuk kami berdua sebesar Rp 50.000/bulan. Tahun 2018 sampai sekarang angsurannya naik menjadi Rp 30. 000/orang/bulan, sehingga total untuk dua orang sebesar Rp 60.000/bulan,” sebut Niko. (fon)