KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi  Nusa Tenggara Timur, Ir. Maksi Nenabu, MT mengaku, PT.  Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sudah menjawab permohonan Pemerintah Provinsi NTT terkait pinjaman dana untuk pembangunan 77 ruas jalan provinsi dan sejumlah embung di NTT tahun ini.

“PT.SMI sudah menjawab permohonan kita. Setelah itu, baru dilakukan  penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilanjutkan dengan proses tender,” terang Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT,   Ir. Maksi Nenabu, MT kepada wartawan di Kupang, Senin (9/8/2021).

 “ Tahap pertama, PT.SMI sudah menjawab permohonan kita. Setelah itu, dilakukan Perjanjian Kerjasama (PKS). Setelah itu, baru dilakukan proses tender. Kita harapkan, kontrak kerja sama sekitar September 2021 mendatang. Dengan dana yang terbatas ini, kita kombinasikan struktur jalan  untuk mempercepat waktu tempuh. Yang terjadi di lapangan adalah pergerakan dari satu titik ke titik lainnya itu sangat lama, sehingga  kita buat perubahan untuk mempercepat waktu tempuh,” urainya.

Baca juga :  Mengenal Perfect Fit Pembalut Kain Cuci Ulang Yang Ada di Kota Labuan Bajo

 77 paket ruas jalan  dengan panjang 491,22 kilo meter yang bersumber dari dana pinjaman PT.SMI itu  ditambah dengan dana alokasi khusus (DAK) maka totalnya bisa mencapai 585 kilo meter yang akan dikerjakan Tahun 2021.

Selain pembangunan 77 ruas jalan provinsi, dari  dana pinjaman itu juga akan digunakan untuk pembangunan 22 embung kecil, 17 kegiatan SPAM air bersih, dan proyek penggulingan air laut menjadi air bersih yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di NTT.

22 embung yang akan dibangun tersebar di TTS, TTU, Kabupaten Kupang, Ende, Nagekeo, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Tengah, Kota Kupang dan Malaka yang nantinya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, air minum,pertanian, dan peternakan. (red)