LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) lebih pada edukasi dan bagi yang melanggar akan diberikan tindakan  berupa pembubaran secara humanis dan persuasif.

” Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) setiap hari baik pagi, siang ataupun malam Polres Manggarai Barat secara masif melaksanakan. Namun patroli kali ini kami lakukan dalam rangka pengawasan penerapan kebijakan PPKM Level 3. Dimana sejumlah petugas tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga melakukan tindakan berupa pembubaran secara humanis dan persuasif kita kedepankan terhadap aktivitas warga yang melanggar kebijakan,” ujar Kabag Ops Polres Mabar, AKP Roberth M. Bolle, Rabu (11/8/2021).

Hal itu mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun 2021 tentang PPKM level 3, level 2, dan level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 serta untuk lebih mengoptimalkan Pos Komando untuk pengendalian Covid-19.

Kemudian Surat Edaran Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor : Pem. 440/III/109/VII/2021 tentang PPKM level 3, level 2, dan level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 serta untuk lebih mengoptimalkan Pos Komando untuk pengendalian Covid-19.

Baca juga :  DPD PAN Mabar Gelar Doa Bersama Agar Indonesia Segera Pulih dari Covid-19

Selanjutnya, Instruksi Bupati Manggarai Barat Nomor :  Satgas Covid-19/216/VIII/2021 tanggal 09 Agustus 2021 tentang PPKM serta mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Berdasarkan Instruksi Mendagri, SE Gubernur NTT dan Instruksi Bupati Manggarai Barat di atas, jajaran Kepolisian Resor Manggarai Barat, Polda NTT melaksankan patroli kegiatan rutin yang di tingkatkan (KRYD) dalam rangka pengawasan penerapan PPKM level 3 di Kabupaten Manggarai Barat. Patroli ini dilaksanakan ke seluruh titik keramaian yang ada di wilayah hukum Polres Manggarai Barat, Selasa (10/08/2021) malam.

AKP Roberth M. Bolle menjelaskan, patroli pada Rabu (11/8/2021) malam itu dilaksanakan oleh seluruh anggota satuan fungsi dan Polsek Jajaran Polres Manggarai Barat. Dimana untuk satuan fungsi Polres Manggarai Barat dilaksanakan di kawasan pusat kota daerah pemerintahan, sedangkan Polsek dilakukan hingga ke pelosok daerah.

Kabag Ops menambahkan, pihaknya bersinergi dengan TNI dan Pemerintah akan menindak tegas terhadap warga maupun pengusaha yang  bandel berupa sanksi administratif hingga tindakan pidana ringan.

“Kebijakan PPKM Level 3 dikeluarkan pemerintah dalam rangka memutus dan menekan angka penyebaran virus corona (Covid-19)  serta dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Baca juga :  Suami Ditahan, Melania Mengaku Kesulitan Menafkai Keluarganya

Dalam kegiatan patroli KRYD itu, ujar dia, para petugas PPKM mengimbau para pedagang untuk menutup lapaknya di masa PPKM Level 3 pukul 22.30 Wita.

“ Kepada para penjual makanan dan minuman disarankankalau bisa pukul 22.30 Wita harus ditutup, kalau masih ada yang beli harus take away, dibungkus untuk  dimakan di rumah,” jelasnya.

Kepada para pedagang, PKL yang tertib dan mematuhi ketentuan PPKM Level 3, ia juga menyampaikan apresiasi karena atas dukungan semua pihak sangat berpengaruh terhadap upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain itu, petugas yang melaksanakan patroli juga tak henti–hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan 5M dan 3T dalam masa PPKM Level 3 lewat pengeras suara.

“Kami juga tak henti–hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat di masa PPKM Level 3 ini agar selalu mematuhi Prokes guna menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si. mengatakan, selama pandemi Covid-19 jajaran Polri menjalani banyak peran di tengah–tengah masyarakat. Polri menjalani peran penegakkan hukum dan penegakan Kamtibmas, tetapi Polri menjalani peran lain.

Peran tersebut dijalani jajaran Polri sebagai wujud dari tugas dan tanggung jawab untuk mengayomi dan melayani masyarakat serta sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak pandemi.

Baca juga :  Jelang HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, DPD PAN Mabar Gelar Baksos

“Sesuai tugas pokok Polri atau Kepolisian yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi ini, Polres Manggarai Barat bersama TNI dan Pemda Manggarai Barat selalu pro aktif setiap hari melakukan upaya–upaya membatasi mobilitas masyarakat agar tidak terjadi melonjaknya jumlah korban Covid-19,” ungkapnya.

“Disisi lain, kami juga harus memastikan ekonomi rakyat jangan sampai Collapse atau runtuh dengan tetap memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dapat berjualan dan membuka tokonya, namun dibatasi waktu operasionalnya sesuai dengan aturan PPKM. Dimana saat ini Kabupaten Manggarai Barat berada pada Level 3, maka semua aturan PPKM Level 3 sesuai Maklumat Pemerintah Pusat, kami terapkan di sini,” tambah Alumnus Akpol Angkatan 2000 itu. (fon/*)