KUPANG, NTT PEMBARUAN.com-  Kepala UPT Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Kota Kupang, Elfisbert Galoni, SH meminta para lurah yang tersebar di 51 kelurahan di Kota Kupang untuk melaporkan jumlah lampu dan tiang listrik yang rusak akibat dihantam badai siklon tropis seroja awal April 2021 lalu.

“Hari ini, saya sudah mengirimkan surat ke 51 kelurahan di Kota Kupang untuk segera melaporkan jumlah lampu dan tiang listrik yang rusak akibat badai siklon tropis seroja April 2021 lalu,” kata Elfisbert kepada media ini di Kupang, Selasa (27/7/2021).

“Yang sementara terdata baru 623 titik lampu yang rusak  termasuk. Tapi, itu baru di ruas –ruas jalan besar belum termasuk jalan-jalan di dalam kelurahan yang tersebar di 51 kelurahan di Kota Kupang. Kta sudah keluarkan surat hari ini (Selasa, 27/7/2021,red) ke lurah untuk mendata lampu dan tiang listrik yang rusak di keluarahan masing-masing akibat badai seroja kemarin,” tandasnya.

Baca juga :  PPKM Level 3 di Mabar Lebih Pada Edukasi dan Tindakan Persuasif

Untuk saat, pihaknya masih fokus penanganan yang rusak akibat badai seroja. Selain perbaikan lampu, akan ada penambahan tiang untuk penuhi kuota yang selama ini yang belum tersentuh oleh penerangan jalan umum.

Selain itu, pihaknya tetap mendorong agar usulan Tahun 2021 sebesar Rp 49.861.220.863  untuk pengadaan lampu jalan dan tiang listrik termasuk kabel yang belum terakomodir, untuk segera diakomodir.

UPT LPJU yang dipimpinnya itu baru dibentuk April 2021, namun belum seminggu mereka dilantik sudah dilandai badai siklon tropis seroja yang berdampak ratusan lampu jalan dan tiang listrik mengalami kerusakan.

Dalam Tahun 2021 sendiri, lanjut dia,  pagu anggaran untuk pengadan lampu jalan dan tiang listrik termasuk kabel  sebesar Rp 49. 861.220.863. “Kita harapkan bisa masukan dalam anggaran perubahan tahun ini. Kita dikasi pagu anggaran seperti itu , tetapi  nanti  kta bahas kembali dengan Dinas PUPR Kota Kupang,” tukasnya. (red)