KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang kembali memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Disease (Ccovid-19) dengan membatasi aktivitas masyarakat hingga pukul 21.00 Wita (jam 09.00 malam,red).

Intinya, semua edaran yang kami keluarkan berdasarkan Surat Edaran Mendagri Nomor : 25 Tahun 2021 tentang PPKM level 4,” kata Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man kepada wartawan di ruang Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Senin (26/7/2021).

“Untuk PPKM yang akan datang tidak ada perubahan, 95 persen sama persis dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Kupang yang terakhir. Karena waktu kami menyusun minggu lalu, kami sudah mengantisipasi PPKM level 3. Tetapi, sekarang PPKM level 4.  Sektor non formal, dan  ekonomi tetap dilakukan pembatasan sampai dengan pukul 21.00 Wita (jam 09.00 malam),” ujar Mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Kupang ini.

Baca juga :  56 Sekolah di Mabar Belum Miliki Sertifikat Tanah

Hal yang baru, menurut dia, seluruh aktivitas kemasyarakatan diperkenankan hanya sampai pukul 21.00 Wita. Sesudah pukul 21.00 Wita, Pol-PP dibantu Polri dan TNI  serta Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kupang melakukan patroli untuk penertiban, sekaligus memberikan sanksi berupa pencabutan  izin usaha, KUHP  dan UU Karantina yang secara teknis diatur oleh pihak Kepolisian di lapangan nanti.

Lebih lanjut, ia mengatakan, dalam penerapan PPKM level 4 itu nanti, jam  operasi pasar di pagi hari mulai  jam 04.00 Wita sampai dengan jam 10.00 Wita, dilanjutkan sore harinya  mulai pukul 17.00 Wita (jam 05.00 petang) sampai dengan pukul 20.00 Wita (jam 08.00 malam).

Tugas tim terpadu yang dibentuk itu nanti, lanjutnya lagi, menertibkan semua orang yang keluar masuk pasar, baik pembeli maupun pedagang.

Baca juga :  PPKM di Manggarai Diperpanjang Hingga 8 Agustus 2021

“Tidak mengikuti protokol kesehatan diusir keluar dari pasar, dan kalau dia penjual dihentikan selama seminggu atau tidak boleh menjual di pasar itu.  Sedangkan, untuk sopir-sopir dari luar Kota Kupang, yang tidak mengikuti protokol kesehatan dilarang masuk ke pasar  dan disuruh pulang,”cetusnya.

Pada akhir pekan, Jumat, Sabtu dan Minggu dilakukan pembatasan/penyekatan di gerbang masuk Kota Kupang yang teknisnya di lapangan diatur oleh Dinas Perhubungan, Satpol-PP, Kepolisian dan TNI, sehingga  yang keluar masuk Kota Kupang harus mengikuti Prokes dan kalau tidak ikut tidak dibolehkan masuk ke Kota Kupang.

Begitupun bagi warga Kota Kupang yang ingin piknik ke kabupaten-kabupaten di luar Kota Kupang harus dilarang, karena sebagian besar masyarakat di kabupaten-kabupaten belum divaksinasi Covid-19. (red)