BNNK Kupang Mengedukasi Masyarakat Lewat Medsos

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Situasi pandemi Covid-19, tidak menyurut semangat Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kupang untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba melalui media sosial (Medsos), seperti facebook (FB) dan instagram (IG) serta radio.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Kupang, Lino Do Rosario Pereira kepada wartawan media ini di Kupang, Senin (19/7/2021) mengaku, kondisi Kota Kupang saat ini masih relatif normal dari narkotika.

“Walaupun normal, kita tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat lewat FB dan IG, sehingga mereka (masyarakat,red) menjauhkan diri dari narkoba. Semua daerah itu tidak ada toleransi, ketika orang memakai narkoba dengan barang bukti maka otomatis diproses hukum. Karena itu, tugas kita selalu menyadarkan masyarakat untuk menjauhkan diri dari narkoba,”tukasnya.

Baca juga :  Soal Pengelolaan Pasar Oesapa, Maksi : “Kita Sudah Bersurat ke Wali Kota Kupang”

Ia menceritakan, tahun lalu, ada 3 orang yang minta untuk dilakukan rehablitasi, dan tahun ini ada 2 orang lagi yang direhablitasi. Mereka yang direhablitasi itu pada umumnya adalah pecandu.

Mereka memakai narkotika, pada saat bepergian ke  luar Kota Kupang, tetapi karena pandemi Covid-19 mereka pulang dan secara sadar datang ke Kantor BNNK Kupang minta untuk direhablitasi.

“Setelah menjalani rehablitasi, kita berikan konseling sehingga mereka sadar bahwa memakai narkoba itu sangat mengganggu kesehatan, baik fisik maupun jiwanya. Sehingga secara pelan-pelan mereka meninggalkan narkotika itu sendiri,” pungkas dia.

Langkah-langkah yang telah dilakukannya dalam rangka membrantas narkotika dari Kota Kupang, salah satunya lewat program kelurahan bersinar yang tahun ini sudah memasuki 5 kelurahan di Kota Kupang.

Baca juga :  Polres Mabar Lakukan Donor Darah Secara Massal

Lima kelurahan bersinar yang dimaksudkannya, yaitu  Kelurahan Oesapa dan Kelurahan Alak yang sudah dibentuk sejak tahun lalu. Tahun ini tambah 3 kelurahan lagi, yakni Kelurahan Oebobo, Kelurahan Maulafa dan Kelurahan Kelapa Lima.

Lima kelurahan itu sudah memiliki perangkat-perangkat yang benar-benar menjalankan program bagaimana masyarakat di kelurahan itu sama-sama menjaga, sehingga masyarakatnya menjauhkan diri dari narkotika.

“Kita berharap, semua keluarahan di Kota Kupang masuk dalam program kelurahan bersinar.

Tujuannya, agar masyarakat di semua kelurahan itu mempunyai kepedulian, sehingga mereka secara mandiri menjaga lingkungannya, supaya pengedar tidak bisa melakukan kegiatan di kelurahan itu.Ketika ada yang pecandu narkotika, bisa dilaporkan ke BNNK Kupang untuk dilakukan rehabilitasi,”ujarnya. (red)