KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), yang saat ini kasusnya  lagi meningkat di daerah Jawa dan Bali, maka di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali melakukan pembelajaran secara daring pada Juli 2021 ini.

“ Pada bulan Mei hingga Juni 2021 lalu, kita sempat melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Tetapi, karena di daerah Jawa dan Bali kasus  Covid-19 saat ini kembali meningkat, maka pada Juli 2021 ini kita kembali melakukan pembelajaran secara daring,” tandas Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi  NTT, Drs. H. Muhamad Irfan,MM kepada media ini di Kupang, Jumat (9/7/2021).

Meskipun itu terjadi di Jawa dan Bali, kata Irfan,  tetapi NTT juga tetap melakukan antisipasi penyebarannya, sehingga tidak harus memaksakan anak-anak untuk dilakukan PTM terbatas, kecuali daerah-daerah zona hijau.

Baca juga :  Gubernur VBL Paparkan Pengembangan Sektor Pariwisata di NTT

Namun, untuk mempertahan mutu pendidikan, pihaknya tetap memberikan panduan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 kepada para guru dan anak didik melalui pembelajaran daring.

“Panduannya, kita sudah kirimkan ke linknya yang bisa dipakai oleh teman-teman guru,dan siswa/i di semua sekolah di NTT.  Meskipun mereka berada di rumah, tetapi pembelajaran daring tetap dilaksanakan,” tukasnya.

Misalnya, dalam satu tema bisa memuat 1-4 mata pelajaran, seperti Agama, Budi Pekerti, IPA dan IPS dalam satu penugasan  kemudian dikirim melalui What’s App group yang dibuat oleh sekolah atau guru mata pelajaran masing-masing.

Sedangkan, bagi daerah-daerah yang jaringan internetnya sulit dan siswa/i yang tidak memiliki perangkat pendukung seperti smartphone bisa mengumpulkan tugas-tugasnya secara manual di tempat-tempat yang dirasa aman dari penyebaran Covid-19. (red)