KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT) kembali mencatat, pada Juni 2021 NTT mengalami deflasi sebesar 0,72 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,29.

Dari tiga kota yang didata, Kota Kupang dan Kota Waingapu, Ibu Kota Kabupaten Sumba Timur mengalami deflasi masing-masing sebesar 0,89 persen dan 0,63 persen, kecuali Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,53 persen.

Demikian pres release  yang disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik  Nusa Tenggara Timur, Darwis Sitorus, S.Si, M.Si yang diterima media ini, Kamis (1/7/2021).

Deflasi Juni 2021 di NTT terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada 3 dari 11 kelompok pengeluaran. Kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks harga terbesar adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau turun sebesar -2,03 persen.

Baca juga :  Terkendala Covid-19, Pasar Nggorang Belum Beroperasi

Dari 90 kota sampel IHK Nasional yang didata pada Juni 2021, 34 kota mengalami inflasi dan 56 kota lainnya mengalami deflasi. Kota yang mengalami inflasi tertinggi terjadi di Kota Singkawang sebesar 1,36 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Pekanbaru danTanjung Selor sebesar 0,01 persen.

Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Kota Kupang sebesar 0,89 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Palembang sebesar 0,01 persen. (red)