David Selan Kembali Menahkodai UPG 45 NTT

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com-  David R.E Selan, SE.,MM kembali menahkodai Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur untuk  periode kedua,  2021-2025.

Pelantikan David R.E Selan, SE.,MM, selaku Rektor UPG 1945 NTT untuk periode kedua itu dilantik secara virtual oleh Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidih, M.Pd di Hotel Kristal Kupang, Senin (21/6/2021) petang.

Setelah dilantik, David berjanji, akan membangun kerjasama dengan seluruh dosen, pegawai, mahasiswa dan pemerintah daerah (Pemda) guna membawa Kampus UPG 1945 NTT semakin maju dan berkembang, khususnya menyiapkan calon guru yang profesional dan  siap pakai di tengah masyarakat.

Program strategis yang akan dilaksanakannya nanti memperbaiki manajemen Kampus UPG 1945  dengan menyiapkan karya ilmiah  mengenai sejarah berdirinya Universitas PGRI hingga sekarang, menambah sarana dan prasarana  pendukung proses perkuliahan, baik secara offline (luring) maupun daring.

Baca juga :  Dua Pasien Covid-19 di Nagekeo Meninggal Dunia

Selain itu,  siap mewujudkan kampus merdeka belajar, menyiapkan dosen-dosen yang profesional, menyiapkan sejumlah jurusan baru dan membangun kerjasama dengan beberapa kementerian untuk menambah kuota beasiswa bidik misi  sehingga bisa membantu mahasiswa yang kurang mampu.

David juga berjani, akan membangun kerjasama dengan 22 kabupaten/kota  di NTT untuk mengatasi kekurangan guru dari tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK, membangun kerjasama dengan Pemerintah  Provinsi NTT, dan lintas sektor.

Ia menyebutkan, sejak Tahun 2019 dan 2020, sebanyak 226 mahasiswa/i-nya mendapat bea siswa bidik misi dari Kemendikbud Ristek,  untuk membantu masyarakat (orang tua mahasiswa, red) yang  terdampak pendemi  Covid-19.

Selain itu, ada 200 mahasiswa/i-nya lagi  yang tidak kebagian bidik misi mendapat uang kuliah tambahan, sehingga walapuan mereka tidak mendapat biaya hidup, namun minimal orangtua mahasiswa tertolong dalam hal pembiayaan pendidikan selama  kurang lebih 2-4 semester. (red)