Balita Penderita Tumor Asal Compang Longgo Butuh Uluran Tangan Semua Pihak

LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com- Adriel Alfarel Sikuteru (4) balita penderita tumor asal Desa Compang Longgo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat membutuhkan uluran tangan dari semua pihak, baik dalam bentuk doa maupun dalam bentuk biaya pengobatan untuk kesembuhan penyakitnya.

Saat wartawan media ini menyambangi  rumahnya di Desa Compang Longgo, Sabtu (19/6/2021), Adriel terlihat lemas kondisi perutnya yang membesar membuat dia sangat susah untuk duduk tegak seperti anak sebayanya. Untuk mengisi waktu, anak ini lebih suka banyak menonton video Upin-Ipin yang ada di hanphone ibunya.

Maria Fatima (26) ibunda Adriel mengaku, ada kelainan yang dialami oleh Adril semenjak ia dilahirkan. Namun, belum diketahui penyakit apa yang dideritanya.

Baca juga :  David Selan Kembali Menahkodai UPG 45 NTT

”Penyakit yang dialami oleh anak saya, sudah empat tahun, pernah dibawa ke salah satu klinik di Kota Labuan Bajo, tetapi belum diketahui penyakit yang ia derita”, ungkap Maria kepada NTT PEMBARUAN.com, Sabtu (19/6/2021).

Penyakit tumor yang dialami Adriel menurut Maria, diketahui setelah ia pergi memeriksa anaknya di di salah satu klinik ternama di Labuan Bajo. Berdasarkan saran dari dokter waktu itu, kata Maria, harus secepatnya ditangini secara medis dan harus pergi ke rumah sakit untuk diperiksa.

”Saya tahu anak saya ini ( Adriel,red) menderita penyakit tumor, setelah saya mengantar dia pergi periksa di salah satu kelinik di Labuan Bajo dan menurut saran dokter yang memeriksa waktu itu agar secepatnya pergi ke rumah sakit, untuk dioperasi jangan sampai terjadi sesak nafas yang akan berakibat fatal”, ungkapnya.

Baca juga :  Menjelang HUT Ke-75 Bhayangkara, Polres Mabar Bagikan Paket Sembako

Kondisi perut yang selama 4 tahun ini kian membesar menjadi perhatian tetangga, sehingga ada beberapa orang yang mempunyai inisiatif membantu Adriel untuk mengurus kartu BPJS.

”Kalau kartu BPJS sudah diurus kemarin, cuman yang kita usahakan ini adalah biaya operasionalnya”, tutur Maria.

Menurut Fransiskus Hardil, kakek kandung Adriel,  bahwa anak tersebut sudah lama ditinggalkan oleh ayah kandungnya yang tak tau kemana. “Apa lagi cucu saya ini kan di saat kondisinya seperti ini, tapi ayah kandungnya sudah tidak ada, yang kami tidak tau entah kemana”, kisahnya.

Ia pun berharap bantuan dari semua pihak untuk membantu biaya pengobatan dari cucunya tersebut.  Mari, bantu Adril lawan tumor, dengan berdonasi ke Norek: 0973094628 Bank BNI. A/n: Maria Fatima ( Ibu Adril) nomor handphon (HP)  082144986022 ( Maria, Ibunya Adril). (fon)