LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com- Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si mengatakan, salah satu indikator pertumbuhan ekonomi adalah faktor keamanan.

“Keamanan itu tidak akan maksimal, apabila kita sebagai masyarakat juga lengah. Membawa uang yang banyak ketika keluar rumah, itu juga bisa memancing orang melakukan kejahatan.  Jadi, harus berhati-hati,” himbau Kapolres Bambang Hari Wibowo didampingi Kasat Reskrim IPTU Yoga Darma Susanto, S.Tr.K. ketika melakukan konferensi pers di Mapolres Manggarai Barat, Rabu (16/6/2021).

Konferensi pers saat itu terkait kasus pencurian lintas provinsi yang dilakukan dua pelaku masing-masing berinisial, RBD (35)alias Daeng Tinggi alias Daeng Rola asal Manggar, Desa Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Kabupaten Kalimantan Timur dan BDN (48) alias Daeng Nangka asal Jalan Bulu Saraung, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan yang melakukan aksi pencurian uang sebesar Rp 30 juta, 1 (satu) unit handphone, 2 (dua) buah cincin emas, dan 1 (satu) buah gelang emas  milik korban Siti Sarinah, salah satu  pedagang di Pasar Malawatar, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat sebelumnya.

Baca juga :  Penderita Tumor di RS Siloam Labuan Bajo Butuh 5 Kantong Golongan Darah O

Atas kejadian itu, ia meminta seluruh masyarakat di Manggarai Barat, untuk selalu berhati-hati dan berwaspada, agar terhindar dari kejahatan.

“Karena ini kawasan wisata mendunia, itu akan menimbulkan banyak potensi positif maupun negatif.  Untuk itu, saya menghimbau kepada masyarakat ketika keluar rumah bawalah uang seperlunya, tidak perlu sampai puluhan juta seperti pada kasus pencurian yang terjadi saat ini. Walaupun daerah kita ini aman, tetapi keamanan itu juga kalau kita sendiri tidak menjaga maka tidak nyaman nanti. Kami sebagai kepolisian, alhamdulilah semua kasus akan kita ungkap. Tapi pertanyaanya bukan masalah uangkapnya kalau kedepan terus-terusan, kemudian semaunya jadi tidak nyaman nanti. Mari bantu kami, kita harus sama-sama masyarakatnya, wisatawannya, baik pelaku usaha khususnya travelingnya, dan travel wisata itu dihimbau para turis yang akan datang ke sini untuk betul-betul ketika melakukan aktivitasnya tidak menimbulkan hal– hal yang dapat merugikan diri sendiri”, imbuhnya.

Baca juga :  Jelang HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, DPD PAN Mabar Gelar Baksos

Sedangkan, untuk proses lebih lanjut terkait pelaku pencurian lintas provinsi tersebut,  kata Kapolres Wibowo akan berkoordinasi dengan Kepolisian Sulawesi Selatan.

“Sebagian akan kita proses di sini, sebagian akan kita proses di Sulawesi Selatan karena kita sudah koordinasi dengan penyidik di sana dan mereka akan menjemput ke sini,” tandasnya. (fon)