KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Rasa solidaritas masyarakat Indonesia untuk korban badai siklon tropis seroja di NTT masih terus berdatangan. Setelah pada Jumat (11/6/2021), Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) menyerahkan bantuan dari pemerintah dan masyarakat  Kaltara, giliran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyerahkan bantuan sebesar Rp  1 miliar untuk korban badai siklon tropis seroja pada Senin (14/6/2021) di ruang kerja Gubernur NTT. 

Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir kepada Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur NTT, Josef  Nae Soi.

“Bantuan ini merupakan hasil partisipasi dari seluruh masyarakat Provinsi Papua Barat untuk membantu masyarakat NTT. Salam hangat dari Gubernur, Wakil Gubernur serta seluruh masyarakat Papua Barat, ” kata Derek Ampnir di hadapan Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Wakil Gubernur NTT, Josef  Nae Soi dan Plt Kepala BPBD NTT, Isyak Nuka melalui siaran pers Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT,  Senin (14/6/2021).

Baca juga :  Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur Diancam 15 Tahun Penjara

Pada kesempatan itu juga,  Clinton Tallo,  Ketua Ikatan Keluarga Flobamorata Papua Barat yang mendampingi rombongan dari Pemprov Papua Barat,  mengundang Gubernur dan Wakil Gubernur NTT untuk hadir dalam pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Flobamorata Papua Barat.

“Masyarakat NTT di Provinsi Papua Barat cukup banyak, sekitar 25.000 orang. Kami mengundang Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT agar berkenan hadir dalam acara pelantikan pengurus Ikatan Flobamorata yang rencananya dilaksanakan pada Agustus 2021 mendatang karena masyarakat NTT di sana rindu bertemu Bapak Gubernur,” kata Clinton Tallo.

Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat  menyampaikan apresiasi atas bantuan dari masyarakat Papua Barat.

“Terima kasih atas segala perhatian dan kepedulian dari masyarakat Papua Barat terhadap masyarakat NTT. Sampaikan salam kami untuk Gubernur Papua Barat. Harus dicarikan waktu yang pas agar Gubernur NTT, Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat bertemu untuk membicarakan langkah-langkah percepatan pembangunan ekonomi di tiga daerah ini, “jelas Gubernur VBL. Menanggapi permintaan dari Ketua Ikatan Keluarga  Flobamorata, Gubernur VBL mengatakan kesediaanya untuk hadir.

Baca juga :  Mentan Kunjung NTT, Gubernur Usulkan Pembentukan Bio Security dan Bio Industry

“Saya pasti akan ke sana nanti. Tolong protokol jadwalkan dan komunikasikan dengan pengurus Ikatan Keluarga Flobamorata Papua Barat, “kata Gubernur VBL yang diakhiri dengan penukaran cinderamata antara Kepala BPBD Papua Barat dengan Gubernur NTT.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan sekaligus Plt. Kepala BPBD NTT,  Isyak Nuka,  Kepala Dinas Koperasi,  Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT, Silvya Pekudjawang, Staf Khusus Gubernur,  Imanuel Blegur serta rombongan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat. (red/*)