30 Anak di Kapela St. Kristoforus Matani Terima Komuni Pertama

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Sebanyak 30 anak di Kapela St. Kristoforus Matani, Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui Kupang menerima komuni pertama pada Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, Minggu (6/6/2021).

“Bertepatan dengan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, 30 anak kita dipersilahkan oleh Allah untuk menyantap Tubuh Kristus.  Untuk apa kita makan Tubuh Tuhan? Supaya kita menyatu dengan kehidupan Ilahi dari Tuhan itu sendiri. Makan Tubuh Tuhan, supaya menyatu dengan Keilahian Allah. Kita tidak perlu takut akan apapun,sehingga dalam segala hal termasuk sesudah Dia bangkit,Tuhan Yesus selalu menampakkan diri kepada para rasul lalu kalimat pertama yang Dia keluarkan adalah jangan takut,” kata Romo Andreas Sika,Pr dalam kotbahnya saat itu.

“Kehidupan Ilahi-Nya yang membuat kita tidak takut, dan harus berani.  Kita menerima Tubuh Tuhan, kita mengalami Keilahian. Kita tidak perlu takut lagi, karena kita semakin yakin kita hidup bersama Tuhan Allah,” jelas Romo Andreas untuk menguatkan iman umatnya.

Baca juga :  Graha PPNI Jadi Pusat Informasi Kesehatan di NTT

Yang paling penting, kata Romo Andreas, anak-anak yang menerima komuni pertama hari ini (Minggu,6/6/2021,red)  dan seluruh umat ketika anda menerima Tubuh Tuhan, hendaknya anda tidak usah takut terhadap apapun termasuk kematian. Mengapa,  karena Tuhan Yesus bilang barang siapa makan Tubuh-Ku akan memperoleh hidup yang kekal.

“Keilahian yang kita miliki dalam menyambut Tubuh Tuhan mengajak kita untuk bersatu, bersaudara, di dalam level Yesus Kristus.  Jadi, jangan kita sambut baru sambil berkelahi. Sehingga sebelum sambut, biasanya dalam perayaan ekaristi kita salam damai terlebih dahulu. Berdamai untuk semua orang, mulai dari keluarga, teman bermain, teman di sekolah, semuanya harus menjadi saudara kita, baru menerima Tubuh Kristus. Tidak boleh berkelahi atau baku marah, “ pesan Romo Ande.

Mengakhiri khobatnya, Romo Andreas menyampaikan proficiat kepada anak-anak yang menerima komuni pertama, dan selamat berbahagia untuk orangtuanya masing-masing.  “Jangan lupa, kalau sudah bersama dengan Tuhan, kita semua bergembira dan bersuka cita,”imbuhnya.

Baca juga :  56 KK di Stasi St. Kristoforus Matani Terima Bantuan Sembako dari Keluarga Dan Markus

Pada tempat yang sama, Ketua DPS St. Kristoforus Matani, Dr. Karolus Kopong Medan,SH,M.Hum menyampaikan proficat untuk 30 anak yang  telah menerima komuni pertama di gereja itu,  Minggu ( 6/6/2021).

“Dengan menerima komuni suci pertama ini, maka anak-anak kita dipersatukan dengan Kristus Sang Juru Selamat. Hari ini (Minggu,6/6/2021,red)  merupakan titik awal untuk kebersamaan anak-anak kita bersatu dengan Kristus. Tugas dan tanggungjawab kita, baik sebagai orangtua dan juga sebagai umat di stasi ini, terus memberikan dukungan, dan pembinaan agar anak-anak kita semakin dekat dengan Sang Juru Selamat,” ajak Kopong.

Kepada seluruh pihak yang ikut mengambil bagian dalam menyukseskan acara ini, mulai dari proses pembinaan anak-anak sampai dengan pelaksanaan hari ini (Minggu,6/6/2021,red), ia menyampaikan terima kasih.

Baca juga :  IIKPA Batara PT. BTN Sumbang Sembako Bagi Masyarakat Terdampak Siklon Seroja di Kabupaten Kupang

Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada tim pembina yang selalu setia bersemangat untuk memberikan pembinaan kepada anak –anak selama kurang lebih sebulan lamanya, teristimewa kepada  Ibu Margereta Meak, Ibu Agnes Seran dan Bapak Leonardus Longa.

Terima kasih serupa  juga, ia sampaikan kepada Romo Ande Sika yang telah memimpin misa kudus pada Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus. “ Tanpa peristiwa misa hari ini, anak-anak kita tidak mungkin menerima komuni suci ini,” tutupnya. (red)