Laiskodat : Pariwisata Harus Bisa Menghasilkan SDM Berkualitas

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat kembali mengatakan, bahwa pariwisata harus bisa menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Gubernur Laiskodat mengatakan itu saat menerima kunjungan Panitia Pelaksana Malam Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 di ruang kerjanya, Senin (17/5/2021).

Tim tersebut dipimpin Direktur Umum Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTT, Abednego Frans, yang juga Wakil Ketua Panitia  API Award 2021.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Provinsi NTT, Wayan Darmawa, Karo Umum Setda Provinsi NTT, George Hadjo,  Ketua BPPD Provinsi NTT, Rocky Pekudjawang, Andre Porsiana bersama anggota panitia lainnya.

Gubernur VBL memberi apresiasi atas kerja keras panitia menyongsongMalam API Award 2021, yang akan digelar di Hotel  Inaya Bay Komodo Resort, Labuan Bajo, Manggarai Barat, 20 Mei 2021 mendatang.

“Saya minta panitia harus bekerja sungguh-sungguh agar sukses, karena NTT sudah dikenal dengan branding pariwisata  sebagai prime mover pembangunan di NTT. Kita harus tunjukan kerja yang  terpadu dan berkualitas, sehingga NTT pantas menjadi tuan rumah event tersebut.  Apa lagi Labuan Bajo telah ditetapkan dan terus didandandi sebagai destinasi super premium di Indonesia.. Tetap perhatikan disiplin pada protokol kesehatan, agar kegiatan tersebut tidak menciptakan kerumunan.

Baca juga :  Bupati Manggarai Membuka Musrenbang RPJMD Kabupaten Manggarai Tahun 2021-2026

Upayakan agar sebagian undangan dapat menyaksikan juga dari tempat penginapannya masing-masing. Manfaatkan fasilitas zoom, undangan bisa menyaksikan dari Hotel La Prima, Jayakarta, Bintang Flores dan bisa juga diikuti secara virtual di Bacarita Café. Ini penting agar tidak semua penonton harus menyaksikan malam puncak API Award langsung dari Inaya Hotel”, tandas putera kelahiran Semau itu.

Gubernur Laiskodat mengatakan, API Award ini harus memberi dampak bagi pertumbuhan dan perkembangan serius pariwisata di NTT.

“Kita harus punya hospitality dan SDM yang benar-benar berkualitas untuk bisa memajukan NTT melalui pariwisata, majukan pariwisata melalui amenitas dan atraksi yang berkualitas dan pantas dikonsumsi oleh wisatawan yang berkunjung ke NTT. Hospitality harus benar-benar bisa menjadi budaya masyarakat NTT. Standarisasi kebersihan, produk kerajinan tangan,  dan atraksi seni budaya harus menarik minat para pengunjung. Penguasaan bahasa asing seperti Bahasa Inggris harus menjadi perhatian serius kita semua. Dampak dari penguasaan bahasa asing secara terampil pasti membawa pariwisata NTT dapat dipromosi optimal,”urainya.

Baca juga :  Gubernur NTT : “Sekarang Kita Bereskan Kebutuhan Dasar Masyarakat”

Lebih lanjut, ia mengatakan, pariwisata NTT harus ditata kelola dengan manajemen terbaik, sehingga pariwisata bisa merubah mindset manusia NTT agar lebih berkeadaban. Perlu diingat, bahwa Malam API Award 2021 ini baru menjadi pekerjaan minimal, pekerjaan maksmimalnya adalah pariwsata harus bisa dikembangkan menjadi industri, dan memberi dampak yang maksimal kemajuan ekonomi masyarakat NTT.

Pekerjaan ini memang tidak main-main, hanya bisa dilakukan dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja di luar kebiasaan “out of the box”. Dan konsep ini juga memang harus diterapkan di 7 (tujuh) destinasi prioritas sebagai pariwisata estate yang tengah dikembangkan, masing-masing, seperti  Pantai Liman di Semau, Kabupaten Kupang , Fatumnasi Kabupaten TTS, Wolwal Kabupaten Alor, Mulut Seribu Kabupaten Rote Ndao, Lamalera Kabupaten Lembata, Pramaidita Kabupaten Sumba Timur dan Koanara Kabupaten Ende, sebut Mantan Ketua Fraksi NasDem DPR RI itu.

Baca juga :  Resmikan SMKN 3 Komodo, Laiskodat : “ Untuk Membangun NTT Kita Butuh Super Tim”

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Malam API Award 2021, Abed Frans mengatakan, kesiapannya sudah mencapai lebih dari 50 persen secara fisik.  Total tamu yang akan hadir berkisar 540 sampai dengan  560 orang.

Yang sudah konfirmasi untuk hadir, kata dia, Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly, Menteri Parekraf, Sandiaga Uno, dan Menteri Kominfo, Johny Plate bersama Gubernur Riau, H. Syamsuar dan sejumlah undangan penting lainnya (red/*)