Amankan Dua Hari Raya Besar Keagamaan, Polres Mabar Terjunkan 1.100-an Personil Gabungan

LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN. Com- Polres Manggarai Barat kerjasama dengan  Polda NTT menerjunkan 1.100-an personil gabungan untuk mengamankan perayaan dua hari raya besar keagamaan, yaitu Hari Raya Idul Fitri 1442 H bagi umat Islam dan  Hari Raya Kenaikkan Isa Al Masih bagi umat Kristiani, yang dirayakan bersamaan pada hari Kamis, 13 Mei 2021.

“Ini adalah peristiwa yang langka, yang pernah terjadi pada Tahun 1791, 1889, dan 1987,” kata Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si. dalam press release yang diterima media ini, Rabu (12/5/2021).

Untuk menjamin Kamtibmas yang kondusif di tengah perayaan peribadatan umat Islam dan Nasrani ini, Kapolres Manggarai Barat menerjunkan personil Polres Manggarai Barat hingga Jajaran Polsek untuk mengamankan Masjid dan Gereja yang berada di wilayah hukum Polres Manggarai Barat.

Baca juga :  Wagub NTT Kembali Mengunjungi Para Korban Bencana Badai Tropis di Lembata

“Selain 1.100-an personil gabungan yang disebar dalam Operasi Ketupat Ranakah saat perayaan Idul Fitri dan Kenaikkan Isa Al Masih, kami juga memasang CCTV yang disebar untuk pengamanan di tempat ibadah baik itu Masjid maupun Gereja,” ujar Kapolres Mabar, Bambang Hari Wibowo itu.

“Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1442 H yang dilaksanakan oleh umat muslim yang tahun ini pelaksanaannya dilaksanakan di Masjid yang berdekatan dengan rumah masing–masing karena masih dalam pandemi Covid-19, sehingga kami akan menurunkan personil di setiap Masjid,” katanya.

Selain pengamanan Masjid, Polres Manggarai Barat juga menerjunkan  personilnya di setiap Gereja yang ada di wilayah hukum Polres Manggarai Barat.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Pemda Manggarai Barat dan Kodim 1612/Manggarai terkait pengamanan Sholat Idul Fitri dan perayaan Kenaikan Yesus Kristus atau Kenaikkan Isa Al Masih untuk bersama–sama menjaga keamanan dan ketertiban di beberapa Masjid dan Gereja agar pelaksanaannya dapat berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.

Baca juga :  Pasca Sarjana Undana Kupang Minta Dukungan Pemprov NTT

Kata Bambang,  pengamanan ini dilaksanakan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi umat beragama yang menjalankan ibadahnya guna menjaga stabilitas keamanan .

Untuk pengamanan Gereja sebelum pelaksanaan kegiatan kebaktian terlebih dahulu dilakukan sterilisasi baik di dalam maupun di luar lingkungan sekitar gereja–gereja oleh petugas pengamanan Tak lupa Kapolres Manggari Barat mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi pencegahan Covid-19, termasuk  larangan mudik dan lain sebagainya.

“Kami mengimbau agar masyarakat, khususnya umat Islam dan Nasrani bisa merayakan momen hari besar keagamaan ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan maupun anjuran dari pemerintah dan lainya,” kata  Alumni Akpol Angkatan 2000 ini. (red/*)