Jumlah Pasien Covid-19 Meninggal di Manggarai 24 Orang

RUTENG, NTT PEMBARUAN.com- Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal di Kabupaten Manggarai  terhitung sejak pandemi Covid-19 menyerang warga masyarakat di Kabupaten Manggarai hingga Sabtu, 1 Mei 2021 mencapai 24 kasus kematian. 

“Pada Jumat dan Sabtu (30 s/d 1/05/2021), tercatat ada 2 (dua) kasus kematian akibat Covid-19, penambahan 2 kasus kematian akibat Covid-19, menambah deretan panjang angka kematian, sejak pandemi Covid-19 menyerang warga masyarakat di Kabupaten Manggarai, dengan total kasus kematian C-19, mencapai angka 24 kasus kematian ” ungkap Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten Manggarai, Ludovikus D. Moa dalam press release yang diterima media ini, Minggu ( 2/5/2021).

Adapun riwayat sakit dan kematian dari 2 (dua pasien) C-19 yang meninggal dunia pertama,. almarhumah Ny A.A (P) umur 78 tahun, alamat  Kumba, Kecamatan Langke Rembong. Masuk rumah sakit tanggal 26/4/2021, dengan gejala sakit demam.

Baca juga :  IMAPEL Kupang Ikut Memberikan Kontribusi Pada Korban Musibah Kebakaran Pasar Lembor

Hasil pemeriksaan RDT-Ag terkonfirmasi positif Covid-19, sempat mendapatkan perawatan dan pengobatan selama 6 (enam) hari di ruang isolasi RS dr. Ben Mboi Ruteng. Almarhumah meninggal dunia, Sabtu, 1 Mei 2021 pukul 21.45 wita. Pemakaman almarhumah mengikuti Protokol -C19, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kumba, Kecamatan Langke Rembong.

Kedua,  almarhum Tn. D.M. (L), usia 70 tahun, masuk rumah sakit Jumat, 27/4/2021 pukul 22.40 wita. Alamat  Lalong, Kecamatan  Wae Ri’i.  Almarhum mengeluh nyeri dada selama 3 (tiga) hari, sesak nafas selama seminggu dan sesak memberat selama 1 hari, disertai batuk dan demam selama 3 (tiga) hari.

Mendapatkan perawatan selama 4 (empat) hari di ruang isolasi RSUD dr. Ben Mboi Ruteng. Hasil pemeriksaan RDT-Ag terkonfirmasi positif Covid-19. Almarhum meninggal dunia, Jumat (30/4/2021), pukul 06.48 wita dan dimakamkan mengikuti protokol Covid-19, ditempat pemakaman keluarga di Lalong Kecamatan Wae Rii.

Baca juga :  Wagub NTT : “ Kami Semua Bertekad Menuju Zero Stunting”

Sampai dengan hari Minggu (2/05/2021) Satgas Covid-19 Kabupaten Manggarai melaporkan ada 24 kasus kematian akibat Covid 19 dan tercatat menginfeksi 2.095 orang, warga masyarakat yang sedang menjalankan isolasi dan karantina mandiri di rumah akibat terpapar C-19 ada 174 orang, dan warga masyarakat yang dinyatakan sembuh dari C-19 tercatat 1.896 orang.

Mempertimbangkan angka kesakitan dan angka kematian akibat C-19 yang terus bergerak naik di Kabupaten Manggarai, Satgas Covid-19, terus melakukan kegiatan pencegahan dan pendidikan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk peduli dan patuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, selalu mencuci tangan, kurangi mobilitas yang tidak perlu,menjaga ventilasi rumah yang baik,menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Satgas C-19 terus melakukan kegiatan surveilans, testing, penelusuran dan pelacakan kontak kasus, penyemprotan desinfektan, melakukan isolasi dan karantina bagi warga yang terpapar C19,  agar infeksi dan penularan Covid-19 bisa teratasi, demi menyelamatkan kehidupan masyarakat.

Baca juga :  Wagub Nae Soi Terima Bantuan dari Pemprov Sumbar

Satgas C19 Kabupaten Manggarai meminta seluruh warga masyarakat untuk tetap waspada, serta disiplin mengikuti protokol kesehatan dan  mematuhi himbauan serta instruksi pemerintah.  Disiplin menjalani protokol kesehatan merupakan salah satu kunci sukses mengatasi pandemi C19 di Kabupaten Manggarai.

“Mari, kita putuskan mata rantai penularan C19, demi kesehatan, keselamatan dan kehidupan bersama. Mewujudkan masyarakat Manggarai yang sehat dan terbebas dari C19 adalah tanggung jawab kita bersama. Ayo kita bisa,” imbuhnya. (red/*)

Komentar