Dua Hari, Gubernur NTT Pantau Kondisi Korban Bencana Badai Tropis di Sumba

WAINGAPU, NTT PEMBARUAN.com-  Selama dua hari terhitung sejak tanggal 14—15 April 2021, Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat memantau kondisi para korban bencana badai siklon tropis seroja di Sumba.

Selain melihat kondisi para korban yang tertimpa bencana, Gubernur Laiskodat juga  memantau kondisi   Bendungan Lambanapu di Desa Malumbi, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak di wilayah Sumba bagian selatan yaitu Jembatan Lailunggi dan ruas jalan Karera-Pinupahar  yang terkena dampak siklon tropis seroja.

Gubernur Laiskodat kembali mengunjungi Bendungan Lambanapu di Desa Malumbi Kecamatan Kambera untuk memastikan proses penyelesaian perbaikan Bendungan Lambanapu sebagai fasilitas pendukung pertanian dalam menghadapi musim tanam II.

Baca juga :  Ketua DPRD Kota Kupang Menyampaikan Permohonan Maaf Kepada Umat Katolik

“Paska badai siklon tropis seroja, wilayah yang terdampak tidak hanya di Kabupaten Lembata dan Adonara-Flores Timur saja, melainkan hampir sebagian besar wilayah NTT termasuk wilayah Sumba Timur dalam hal ini di bagian selatan dan Lambanapu serta wilayah sekitarnya,” ungkap Gubernur Laiskodat saat diwawancarai media di Bendungan Lambanapu (15/4/2021).

“Saya yakin, di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, Khristofel A. Praing dan David M. Wadu beserta jajaranya, seluruh masyarakat  dapat segera mengatasi pembenahan sementara saluran untuk mendukung kebutuhan air pada lokasi pertanian. Sehingga mulai Minggu depan kita lakukan tanam untuk menutupi gagal panen yang terjadi, apalagi kita didukung oleh kontraktor dari PT. Nindya Karya, Jarot Budi yang telah memastikan penyelesaiannya seminggu kedepan,” kata Gubernur Laiskodat.

Baca juga :  Gubernur NTT Letakan Batu Pertama Pembangunan Aula Gereja St. Marthinus Nangororo

Sementara itu, Bupati Sumba Timur, Khristofel A. Praing menyampaikan apresiasi atas respon cepat pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTT terhadap penanggulangan paska bencana siklon tropis seroja.

“Terimakasih Kepada Bapak Gubernur atas respon cepat menyikapi paska bencana begitupun Pemerintah Pusat atas respon baiknya. Tentunya arahan Bapak Gubernur, hari ini kami tindaklanjuti sehingga Minggu depan kita bisa bersama masyarakat menanam lagi di wilayah ini,” ujar Bupati Praing (red/*)