Petugas Kesehatan Sosialisasi Prokes dan Vaksin Covid-19 di Desa Gurung

LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com- Selasa, 30 Maret 2021, petugas kesehatan dari Puskesmas Orong, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) dan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di Desa Gurung.

Gaspar Mbembo, Kepala Desa Gurung, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat kepada media ini via telepon selulernya, Rabu (31/3/2021) mengatakan, sosialisasi Prokes dan vaksin Covid-19 di desanya berlangsung  pada Selasa, 30 Maret 2021.

Dalam sosialisasi itu, petugas kesehatan dari Puskesmas Orong, Mantri Rinus didampingi petugas Satpol-PP Kecamatan Welak bersama aparat desa setempat berjalan menggunakan kendaraan roda empat dengan pengeras suara dari satu kampung ke kampung lainnya untuk menyampaikan sosialisasi tentang Prokes dan vaksin Covid-19.

Baca juga :  BNNK Kupang Mengedukasi Masyarakat Lewat Medsos

Gaspar menyebutkan, ada lima materi yang disosialisasikan terkait Prokes di desanya antara lain, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan sosialisasi seputar vaksinasi Covid-19.

Untuk Desa Gurung, kata Gaspar, belum ada jadwal vaksinasi Covid-19 baik bagi aparat desanya maupun masyarakat. “Prinsipnya, kami menunggu saja jadwal vaksin dari Puskesmas Orong,” tukasnya.

Walaupun belum ada jadwal vaksin di desanya, tetapi petugas kesehatan sudah melakukan  sosialisasi lebih awal untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya vaksin dalam rangka menjaga kekebalan tubuh melawan Covid-19.

Sosialisasi tentang Prokes di desanya selama ini sudah berjalan, seperti memasang baliho di tempat-tempat strategis, membagikan ember kran cuci tangan dilengkapi sabunnya di tempat-tempat keramaian seperti tempat ibadah, sekolah, kantor desa, fasilitas kesehatan (pustu dan posyandu), dan kios-kios.

Baca juga :  Perut Adriel Terus Membengkak, Keluarga Kesulitan Biaya Operasi

Semua pengadaan peralatan yang ada itu, disiapkan oleh desa melalui anggaran dana desa Tahun 2021 sebesar Rp 106 juta termasuk di dalamnya pengadaan masker, mantel, sepatu, disinfektan, pembangunan posko-posko dan honor petugas jaganya. (red)