IMAPEL Kupang Ikut Memberikan Kontribusi Pada Korban Musibah Kebakaran Pasar Lembor

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Ikatan Mahasiswa Pelajar Lembor (IMAPEL) Kupang ikut memberikan kontribusi berupa uang sebesar Rp 4.250.000 kepada para korban musibah kebakaran Pasar Inpres Lembor, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi pada tanggal 5 Maret 2021.   Sumbangan yang diberikan itu dikirim melalui rekening BNI milik Camat Lembor, Pius Baut. 

Bantuan itu, sebagai bentuk kepedulian IMAPEL Kupang terhadap para korban yang tertimpa bencana kebakaran Pasar Inpres Lembor.

Organisasi  IMAPEL Kupang ini merupakan kumpulan mahasiswa dan pelajar dari tiga kecamatan  di Kabupaten Manggarai Barat, yakni Lembor, Welak dan Lembor Selatan yang sedang melanjutkan pendidikan di berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kota Kupang.

Baca juga :  Bupati Kupang Terima Bantuan dari GBIS Jemaat Miracle Kupang

Ada pun bentuk gerakan  kepedulian yang dilakukan IMAPEL Kupang terhadap para korban musibah itu antara lain  melakukan aksi gerakan seribu (Geser), open donasi, dan kontribusi secara sukarela dari  anggota IMAPEL Kupang sendiri.

Gerakan peduli musibah kebakaran Pasar Lembor di bawah naungan IMAPEL Kupang itu dipimpin langsung Sekretaris Umum IMAPEL Kupang, Hargensius Safrino Yen sekaligus bertindak sebagai kordinator  lapangan didampingi Ketua Umumnya, Hironimus Syukur.

Ketua Umum IMAPEL Kupang,  Hironimus Syukur kepada media ini di Kupang, Minggu (20/3/2021) mengatakan, IMAPEL Kupang ikut prihatin atas penderitaan yang dialami para korban musibah Pasar Inpres Lembor beberapa waktu lalu.

“Sebagai rasa kepedulian atas peristiwa itu, kami telah menggalang dana di Kota Kupang melalui gerakan seribu (Geser) pada hari Jumat, 13 Maret 2021 dan menyebarkan punflet open donasi pasca kebakaran gelombang kedua. Tujuannya, untuk meringankan beban para korban kebakaran, sehingga melalui  rekening BNI milik Camat Lembor, Pius Baut,  kami telah menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 4.250.000.  Kami menyampaikan permohonan maaf,  karena bantuan ini kami salurkan dari jauh saja,” ujar Syukur.

Baca juga :  Tandatangan MoU Segi Tiga, Farida : “Kita Harus Saling Memberi Suport”
Inilah gerakan seribu (Geser)  sebagai bentuk kepedulian IMAPEL Kupang untuk membantu para korban musibah kebakaran Pasar Inpres Lembor di Kota Kupang belum lama ini.

Kata Syukur, dalam komunikasinya via telepon dengan Camat Lembor, Pius Baut menyampaikan apresiasi dan terima kasih  atas gerakan kemanusiaan yang telah dilakukan IMAPEL Kupang kepada para korban musibah Pasar Inpres Lembor.

“Kami juga mengapresiasi niat baik pemerintah untuk membentuk Satgas Pemadam Kebakaran yang disiagakan setiap saat di Pasar lembor nanti. Namun, disisi lain, kita menyayangkan tidak ada upaya preventif dari pemerintah terkait dengan bencana. Buktinya, setelah peristiwa kebakaran baru ada upaya pembentukan Satgas.  Ini mestinya menjadi pelajaran bagi pemerintah dan semua pihak. Pemerintah mestinya mampu membaca situasi tentang bencana yang mungkin bisa saja terjadi. Jangan menunggu bencana datang baru  ada aksi,” tandasnya. (red/*)

Komentar