10.000 Masyarakat Mabar Akan Melakukan Rapid Test Antigen Gratis

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Langkah awal  di masa kepemimpinan  Bupati dan Wakil Bupati  Manggarai Barat, pasangan Edistasius Endi, SE dan dr. Yulianus Weng, M. Kes akan menyelesaikan masalah penanganan Corona Virus Desease (Covid-19) yang masih merajalela di daerahnya saat ini.

Bagaimana kita bisa menyelesaikan pemulihan ekonomi  kalau Covid-19 ini masih merajalela. Kita  harus selesaikan mulai dari hulunya. Minggu depan, saya bersama Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng yang di back up oleh seluruh jajaran di pemerintahan akan melakukan rapid test antigen  secara gratis untuk 10.000 masyarakat Mabar,” kata Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, SE didampingi Wakilnya, dr. Yulianus Weng, M. Kes kepada wartawan di Hotel Sasando Kupang, Jumat (26/2/2021).

“Kita juga akan menyiapkan laboratorium polymerase chain reaction (PCR), dan mudah-mudahan Maret 2021 ini laboratorium PCR-nya sudah ada di Manggarai Barat,” harap Edi yang juga Ketua DPD Partai NasDem Mabar ini.

Baca juga :  22 Kandidat Rebut Tujuh Kursi BPD Tonggurambang

Selain penanganan Covid-19, dalam waktu dekat ini juga, Duet Edi-Weng ini akan melakukan penertiban seluruh asset daerah dan  mengatur masalah kemacetan yang selama ini terjadi di Kota  Labuan Bajo.

“Bagi saya dan pak dokter Weng, kalau kondisi saat ini Kota Labuan Bajo mengalami kemacetan bukan indikator Labuan Bajo itu sudah maju, tetapi itulah potret kegagalan pemimpin, maka di awal kepemimpinan kami akan mengatur kemacetan dengan langkah –langkah.  Pertama, kami akan membuka jalur jalan baru menuju dan keluar dari Labuan Bajo dan hal ini bukan pekerjaan yang mudah. Apa lagi berbicara tentang tanah yang ada di Labuan Bajo. Kedua, kita akan keluarkan peraturan bupati (Perbup), supaya di ruas Jalan Soekarno-Hatta di Kota Labuan Bajo semua kendaraan roda enam masuk ke Labuan Bajo hanya sampai pukul 16.00 Wita (jam 4 sore),  dan di atas pukul 16.00 Wita (jam 4 sore) sampai dengan pukul 23.00 Wita (jam 11.00 malam) sudah tidak boleh ada lagi kendaraan roda enam yang masuk ke dalam Kota Labuan Bajo,”urainya.

Baca juga :  Penetapan Bupati dan Wabup Terpilih Mabar, 18 Februari 2021

Ia melihat,  dari master plan pembangunan jalan di Labuan Bajo, khususnya jalan dalam Kota Labuan Bajo itu untuk para pejalan kaki dalam rangka menikmati udara yang bersih, dan menikmati kota yang indah.

Salah satu upaya untuk mengatasi kemacetan itu, pihaknya akan menyediakan 4 lokasi parkir di Kota Labuan Bajo.  “Kita juga akan menyelesaikan persoalan sampah dan  menertibkan semua jenis penerimaan daerah. Saya kira, itu yang akan kami lakukan di awal –awal kami memimpin Manggarai Barat termasuk melakukan pembenahan birokrasi,  supaya terciptanya  pemerintahan yang bersih,”kata Edi.

Ditanya soal program prioritas di tahun pertama kepemimpinannya, kata  Edi,  paket Edi-Weng tidak ada bicara mana yang prioritas . “Semua yang kami sampaikan dalam visi-misi, semuanya prioritas. Hanya saja, mana yang lebih mendesak,  itu yang akan diselesaikan di tahun pertama kami memimpin,” tukasnya. (red)