KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Setelah gugatan paket MISI, pasangan calon (Paslon) Bupati Manggarai Barat dan Wakil Bupati Manggarai Barat,  Maria Geong –Silverius Sukur ditolak Mahkamah Konstitusi (MK), maka langkah selanjutnya, MK akan memberitahukan putusan tersebut ke KPU Mabar melalui KPU RI.

“Sampai sekarang, KPU Manggarai Barat (Mabar) masih  menunggu pemberitahuan resmi dari MK melalui KPU RI sebagai dasar penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Manggarai Barat nanti,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur, Thomas Dohu,S.Hut kepada media ini melalui telepon selulernya, Selasa (16/2/2021).

Dikatakannya, setelah MK menolak gugatan paket MISI, maka tahap selanjutnya, MK akan memberitahukan kepada KPU Manggarai Barat melalui KPU RI bahwa gugatan yang disampaikan dengan perkara Nomor 50/PHP.BUP-XIX/2021 ditolak di MK.

Baca juga :  Ketua Araksi NTT Dilaporkan ke Polda NTT

Dasar surat itulah, sebagaimana ketentuan dalam Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020, dimana KPU Manggarai Barat menetapkan pasangan calon terpilih setelah 5 hari dikeluarkannya surat putusan dari MK.

Setelah menetapkan Paslon terpilih, selanjutnya KPU Mabar menyampaikan usulan pengesahan kepada Menteri Dalam Negri (Mendagri) melalui DPRD Kabupaten Manggarai Barat paling lama 3 hari setelah penetapan bupati dan wakil bupati terpilih.

Sedangkan, untuk 3 kabupaten lainnya di NTT  yang melayang gugatan ke MK, yakni Belu, Malaka dan Sumba Barat masih menunggu jadwal sidang pembacaan putusannya yang sudah diagendakan mulai tanggal 15 – 20 Februari 2021.

“Jadi, kita menunggu kapan giliran mereka. Apakah putusannya seperti  Manggarai Barat ditolak atau dilanjutkan dengan sidang pembuktian,” tukasnya.

Baca juga :  Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur Diancam 15 Tahun Penjara

Seperti diketahui, dalam sidang putusan dismissal (penelitian gugatan) di MK, Senin (15/2/2021), MK menolak permohonan gugatan sengketa perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Manggarai Barat yang diajukan pemohon paket MISI, pasangan Maria Geong -Silverius Sukur.

Pada sidang putusan dismissal itu, MK menilai pemohon tidak memiliki kedudukan hukum, sehingga permohonan untuk membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manggarai Barat, yang menetapkan pasangan calon nomor urut 3, Edistasius Endi dan Yulianus Weng sebagai pemenang Pilkada, tidak dapat diterima. (red/*)