Pasien Probable Positif Covid-19 Asal Nagekeo Meninggal Dunia di RSUD Ende

MBAY, NTT PEMBARUAN.com- SAL (65) pasien Covid-19 berstatus probable warga Jalan Raya Ende-Bajawa RT.004 Kelurahan Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo meninggal dunia di ruang isloasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende, Senin (25/1/2021)  pukul 17.30 Wita.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, drg. Allya Dewi melalui pesan WhatSapp yang diterima media ini, Senin (25/1/2021).

“Saya baru saja mendapat informasi dari Satgas Covid Ende, ada warga Nagekeo  asal Nangaroro meninggal di RSUD Ende dengan status rapid test antigen positif Covid-19 dengan gejala sesak napas berat (probable),” tulis Dewi.

Berdasarkan data yang diterimanya dari Kepala Puskesmas Nangaroro,  almarhum adalah kasus probable  berinisial  Ny.SAL (65) alamat  Jalan Raya Ende-Bajawa RT.004 Kelurahan Nangaroro, Kecamatan Nangaroro.

Baca juga :  Gubernur Laiskodat Pantau Vaksinasi Covid-19 Bagi Pekerja Media di Kupang

Ny.SAL ke Ende satu minggu yang lalu dalam rangka menghadiri acara komuni pertama cucunya. Selama satu minggu Ny. SAL tinggal bersama anaknya di Onekore.

Berdasarkan  informasi dan keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga, dicatat bahwa almarhum sudah mempunyai riwayat sakit sesak napas, diabetes melitus dan hipertensi.

Pada hari Senin, 25 Januari 2021 sekitar pukul 10.00 wita, almarhum mengeluh sakit di bagian punggung sehingga harus diantar oleh pihak keluarga ke RSUD Ende untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan.

Setelah yang bersangkutan masuk ruang rawat inap RSUD Ende, dilakukan pemeriksaan rapid antigen dengan hasil positif. Selanjutnya, pada pukul 17.30 wita, Ny.SAL dipindahkan dari ruang rawat inap ke ruang isolasi pasien Covid – 19 RSUD Ende guna mendapat perawatan medis sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga :  Gubernur Laiskodat : Jadilah Peternak Yang Efisien, Efektif dan Produktif

Pada pukul 17.45 wita, Ny.SAL menghembuskan nafas terakhir dan dinyatakan meninggal dunia oleh Direktur RSUD Ende. Direktur RSUD Ende langsung melakukan koordinasi dengan Satgas Covid -19 Kabupaten Ende dan Satgas Covid-19 Nagekeo untuk dilakukan proses pemakaman sesuai dengan protokol kesehatan.

Setelah dilakukan konsultasi oleh pihak keluarga bersama pihak RSUD Ende dan Asisten I Setda Ende, Abraham Badu, jenazah siap dimakamkan di pemakaman Aebambu, Jl. Sam Ratulangi, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah.

Satgas Covid-19 Kabupaten Nagekeo menyatakan turut berduka cita atas kepergian almarhumah, disertai ucapan terima kasih kepada pihak RSUD Ende, serta seluruh jajaran Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Ende yang telah membantu perawatan,  penanganan jenazah hingga pemakamannya  sesuai protokol kesehatan Covid-19. (mat)